KECELAKAAN beruntun terjadi di Jalan Poros Samarinda-Bontang, Desa Makarti, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Rabu (12/8/2026) malam. Empat kendaraan terlibat dalam insiden tersebut, terdiri atas truk tangki BBM solar, truk boks, serta dua truk pengangkut tabung gas LPG.
Benturan keras membuat sejumlah kendaraan mengalami kerusakan parah hingga melintang di badan jalan. Arus lalu lintas di sekitar lokasi pun sempat macet total.
Salah satu sopir sempat terjepit di dalam kabin kendaraan setelah kecelakaan terjadi. Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena petugas harus bekerja di tengah keterbatasan alat berat.
Kasatlantas Polres Bontang AKP Purwo Asmadi memastikan sopir tersebut berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
"Korban selamat. Setelah dievakuasi sempat dibawa ke puskesmas, kemudian dirujuk ke RS SMC Samarinda untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," ujar Purwo saat dihubungi melalui telepon.

Korban sebelumnya mendapat penanganan di puskesmas sebelum akhirnya dirujuk ke RS SMC Samarinda untuk pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.
Hingga Rabu malam, kepolisian masih memusatkan perhatian pada proses evakuasi kendaraan yang mengalami kerusakan berat sekaligus mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Petugas memberlakukan sistem buka tutup satu arah. Kendaraan dari arah Samarinda maupun Bontang masih dapat melintas, tetapi harus bergantian.
Proses evakuasi diperkirakan membutuhkan waktu karena kondisi kendaraan cukup berat dan ketersediaan alat berat di lokasi terbatas.
Situasi tersebut membuat antrean kendaraan berpotensi kembali terjadi selama proses penanganan berlangsung.
Mengenai penyebab kecelakaan, Purwo belum dapat menyimpulkannya. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari para saksi dan pengemudi yang terlibat.
Informasi sementara menyebutkan tiga kendaraan pengangkut tabung gas LPG melaju dari arah Samarinda menuju Bontang. Dari arah berlawanan, datang satu unit truk tangki bermuatan BBM solar.
Polisi masih mendalami rangkaian peristiwa hingga kecelakaan beruntun tersebut terjadi.
Karena penyelidikan masih berlangsung, penyebab pasti kecelakaan belum dapat dipastikan.

Kepolisian mengimbau masyarakat yang hendak bepergian dari Samarinda menuju Bontang maupun sebaliknya untuk mempertimbangkan jalur alternatif selama proses evakuasi berlangsung.
"Kami mengimbau masyarakat yang hendak bepergian menuju Samarinda maupun Bontang agar mempertimbangkan jalur alternatif untuk menghindari antrean panjang selama proses evakuasi berlangsung," pesan Purwo.
Pengendara juga diminta tetap berhati-hati ketika melintasi ruas jalan tersebut, khususnya selama petugas masih melakukan evakuasi kendaraan.
Polisi turut mengingatkan pengemudi, terutama kendaraan berat, agar menjaga jarak aman dan mengurangi kecepatan saat melintas di jalur poros.
Kondisi kendaraan juga harus dipastikan layak jalan sebelum digunakan. Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko kecelakaan, terutama di ruas jalan yang banyak dilalui kendaraan logistik. (*)














