KABAR Taher hilang di laut yang sempat membuat keluarga dan warga melakukan pencarian akhirnya terungkap berbeda dari dugaan awal. Warga RT 07 Nyerakat Kampung, Kelurahan Bontang Lestari, itu ternyata bersembunyi di kawasan empang.
Informasi mengenai keberadaan Taher diterima Bhabinkamtibmas Bontang Lestari Polsek Bontang Utara Polres Bontang Bripka Syamsiar Fadly, Jumat, 7 Agustus 2026 pukul 22.00 WITA.
Informasi awal disampaikan Dahlan, warga RT 07 Nyerakat Kampung. Ia memberi tahu bahwa Taher yang sebelumnya dilaporkan hilang telah ditemukan.
Keterangan baru muncul sekira pukul 20.00 WITA atau setelah Salat Isya. Gilang, anak Taher, mengungkap kepada keluarga bahwa ayahnya sebenarnya tidak hilang di laut.
Menurut keterangan Gilang, Taher sedang bersembunyi di kawasan empang yang berada di wilayah RT 07 Nyerakat Kampung.
Keluarga kemudian mendatangi lokasi tersebut untuk mencari Taher. Pencarian itu akhirnya membuahkan hasil. Taher ditemukan dan kemudian dibawa pulang ke rumah.
Terungkapnya keberadaan Taher membuat suasana keluarga memanas. Salah satu anggota keluarga sempat melakukan pemukulan karena kecewa dan marah atas perbuatannya.
Setelah menerima informasi tersebut, Bhabinkamtibmas Bripka Syamsiar Fadly mendatangi rumah Taher di Jalan Linmas 2 RT 07.
Di lokasi, Bhabinkamtibmas bertemu dengan petugas SAR dari BPBD, personel TNI AL, serta istri Taher. Saat itu Taher berada di dalam rumah dalam kondisi terbaring lemas.
Bhabinkamtibmas kemudian menyampaikan kepada keluarga agar Taher diberikan asupan makanan untuk membantu memulihkan kondisinya.
Dari keterangan yang dihimpun, alasan Taher memilih bersembunyi berkaitan dengan persoalan penagihan utang.
Taher disebut sengaja menghindari penagihan utang dengan cara menyuruh anaknya, Gilang, membuat cerita bahwa dirinya hilang di laut.
Cerita tersebut kemudian disampaikan kepada keluarga dan warga sekitar sehingga muncul laporan mengenai keberadaan Taher yang disebut hilang.
Setelah Taher ditemukan, situasi kembali ditangani agar tidak berkembang menjadi persoalan baru di lingkungan masyarakat.
"Kami mengimbau keluarga dan warga sekitar agar tidak terprovokasi serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum," imbau Bripka Syamsiar Fadly.
Ia juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat atau Kamtibmas di wilayah Kelurahan Bontang Lestari agar tetap kondusif. (*)















