PELARIAN S.A. (28) akhirnya terhenti. Pria yang nekat membawa kabur sepeda motor dari halaman masjid ini tak berkutik saat tim gabungan menyergapnya di kawasan Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim).
Penyergapan yang berlangsung Sabtu (1/8/2026) pukul 03.00 WITA tersebut mengakhiri pelarian singkat pelaku. Usaha mengelabui aparat dengan kabur antar-kabupaten ternyata tak membuahkan hasil.
S.A. sebelumnya melancarkan aksinya di area parkir Masjid Roudlotuth Tholibin, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang. Saat suasana tampak lengang, ia menggasak satu unit Yamaha Mio Soul warna hitam berpelat nomor KT 3693 DO milik salah seorang jemaah.
Penyelidikan polisi mengungkap modus yang digunakan pelaku. S.A. diduga membolak-balik lubang kunci hingga membobolnya menggunakan anak kunci palsu yang sudah disiapkan.
Aksi tersebut sempat terekam kamera pengawas (CCTV) di area masjid. Rekaman itulah yang menjadi petunjuk awal bagi kepolisian untuk mengidentifikasi keberadaan pelaku.
Setelah korban menyadari kendaraannya hilang dan membuat laporan, bergeraklah Unit Reskrim Polsek Bontang Selatan bersama Tim Rajawali dan URC Polres Bontang.
Setelah menelusuri jejak pelaku hingga menyeberang wilayah, tim gabungan akhirnya berhasil membekuk S.A. tanpa perlawanan berarti. Polisi juga langsung menyita motor hasil curian sebagai barang bukti.
Usut punya usut, S.A. ternyata bukan wajah baru di dunia hukum. Ia tercatat sebagai residivis yang sebelumnya pernah terjerat kasus narkotika.
Kapolres Bontang melalui Kapolsek Bontang Selatan AKP Rakib menegaskan penangkapan ini merupakan buah dari respon cepat jajaran di lapangan dan kolaborasi antarwilayah.
"Kami berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan masyarakat secara maksimal. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama tim," ujar Rakib.
Pihak penyidik saat ini masih mendalami keterangan S.A. Polisi menduga ada potensi keterlibatan pelaku dalam aksi pencurian serupa di tempat lain.
Melihat modus pencurian di tempat ibadah yang kian nekat, kepolisian mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra. Kunci ganda atau pengaman tambahan menjadi hal krusial saat memarkir kendaraan, bahkan di area publik sekalipun.
Warga yang melihat atau mencurigai tindak kriminalitas juga diminta tak ragu melapor melalui Call Center 110 atau Hotline Kapolres Bontang agar bisa langsung direspon cepat. (*)















