TAMAN Makam Pahlawan Bontang siap dibangun oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang di atas lahan seluas 2 hektare kawasan Kelurahan Bontang Lestari. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk penghormatan tertinggi bagi prajurit TNI yang gugur saat bertugas, veteran kemerdekaan, hingga tokoh daerah yang berjasa.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan kehadiran area pemakaman khusus ini sudah menjadi kebutuhan mendesak. Wilayah Bontang memiliki markas satuan militer aktif yang kerap mengemban misi pertaruhan nyawa di wilayah perbatasan negara.
"Kita ini punya banyak prajurit dari kesatuan Arhanud Rudal. Setiap kali mereka ditugaskan ke perbatasan, kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Kalau ada yang gugur saat bertugas, sebagai bentuk penghargaan mereka bisa dimakamkan di Taman Makam Pahlawan," tegas Neni, Kamis (27/8/2026).
Kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berlokasi di Kelurahan Bontang Lestari dipilih sebagai lokasi proyek. Pemkot Bontang menilai pemanfaatan RTH aktif membuat proses pembangunan berjalan jauh lebih efisien.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang mengonfirmasi bahwa zonasi taman makam pahlawan secara teknis masuk dalam kategori RTH. Pemerintah tidak perlu merancang lanskap dari nol, melainkan cukup menambahkan infrastruktur pendukung pendukung fungsi penghormatan militer.
Fasilitas pendukung yang diproyeksikan berdiri di atas lahan 2 hektare tersebut meliputi prasasti penghormatan, Tugu Pancasila, hingga lapangan khusus upacara kenegaraan.
Rencana pembangunan fasilitas ini sudah resmi masuk dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bontang. Walau demikian, realisasi fisik belum dapat dieksekusi pada APBD Perubahan tahun berjalan.
Pemerintah daerah tengah mematangkan porsi anggaran agar masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun mendatang. Prosedur penganggaran dipastikan mengikuti mekanisme regulasi keuangan daerah secara akuntabel.
"Kalau saya maunya secepatnya. Tapi untuk APBD Perubahan tahun ini tidak memungkinkan. Tahun depan juga masih melihat apakah masuk dalam RKPD," lanjut Neni.
Selain prajurit Arhanud Rudal yang gugur di medan tugas, kompleks pemakaman ini diperuntukkan bagi para veteran perang kemerdekaan. Tokoh sipil yang memberi kontribusi besar bagi perkembangan Kota Bontang juga mendapat ruang di lokasi ini.
Langkah ini menegaskan komitmen Pemkot Bontang dalam merawat ingatan kolektif masyarakat atas jasa para pahlawan. Penghormatan layak dinilai sebagai investasi nilai sejarah bagi generasi mendatang.
"Ini sebagai bentuk penghargaan kita atas jasa-jasa mereka," pungkas Neni. (*)















