TABIR gelap di balik hilangnya nyawa Muhammad Royyan Prasetya akhirnya tersingkap. Bukan dendam lama, melainkan jeratan utang bank yang membuat MY (32) gelap mata hingga tega menghabisi bocah tak berdosa asal Sangatta tersebut.
Pelarian MY berakhir di sebuah rumah kayu di kawasan Kampung Baru, Balikpapan Barat. Di sana, di rumah keluarga kekasihnya, polisi meringkus pria yang jejaknya terendus lewat data digital dan keterangan saksi mata di lokasi kejadian.
Siapa sangka, niat jahat itu tumbuh dari sebuah percakapan singkat di atas sepeda motor. Sekitar Januari lalu, pelaku yang bekerja sebagai driver ojek online sempat mengantar orang tua korban.
Dalam perjalanan itu, orang tua Royyan bercerita sedang mengurus uang dalam jumlah besar, sekira Rp1 miliar. Cerita itu rupanya terus membekas di ingatan MY, menjadi benih petaka yang meledak lima bulan kemudian.
“Saat pelaku melintas kembali di depan rumah korban setelah mengantar pesanan, dia teringat. Muncul niat jahat karena dia sedang terlilit persoalan utang,” ungkap Dirreskrimum Polda Kaltim, Kombes Pol Jamaluddin Farti, Kamis (4/6/2026).
Beban ekonomi menjadi motor utama tindakan nekat ini. Jamaluddin menyebut, MY terhimpit utang di salah satu bank yang membuatnya mencari jalan pintas yang mengerikan.
Targetnya: uang tebusan dari keluarga korban. Namun, fakta di lapangan justru memilukan. Sebelum uang tebusan sempat berpindah tangan, nyawa Royyan sudah lebih dulu melayang di tangan MY.
Polisi masih mendalami mengapa pelaku begitu cepat menghabisi korban. “Terkait alasan korban dibunuh sebelum uang tebusan diserahkan, kami masih dalami. Namun yang pasti, motif utamanya adalah ekonomi,” tambahnya.
Hasil penyelidikan sementara menunjukkan MY bekerja sendirian. Ia merancang dan mengeksekusi aksinya tanpa bantuan orang lain, termasuk pihak keluarga pacarnya di Balikpapan yang mengaku syok saat polisi datang menggerebek.
Saat ini, polisi masih menunggu hasil autopsi lengkap untuk memastikan penyebab pasti kematian serta melihat apakah ada bekas kekerasan fisik lainnya pada tubuh korban. [RUL]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami















