SEBUAH truk boks berpendingin mengalami insiden setelah ban belakangnya terperosok ke dalam lubang penutup drainase trotoar di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Api-Api, Bontang, Jumat (7/8/2026) pagi.
Arus lalu lintas di kawasan tersebut sempat menjadi perhatian warga sebelum akhirnya petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang bergerak melakukan evakuasi.
Beruntung, anggota Rescue Regu 2 Mako Damkar Bontang yang sedang melintas mengetahui kejadian tersebut dan langsung memberikan pertolongan di lokasi.
Penanganan dipimpin Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bontang, Sarkani, didampingi Komandan Kompi (Danki) Damkar Bontang Norman, bersama personel Rescue Regu 2 Mako dan anggota Pos Berbas.
Setibanya di lokasi, tim segera melakukan asesmen untuk memastikan kondisi kendaraan tetap stabil sekaligus mengantisipasi risiko kerusakan yang lebih besar maupun potensi membahayakan pengguna jalan.
Keberadaan truk yang terjebak di tepi drainase membuat proses evakuasi harus dilakukan secara cermat agar kendaraan tidak bergeser ataupun menyebabkan kerusakan tambahan.
Petugas memanfaatkan sejumlah peralatan penyelamatan, mulai dari dongkrak, balok penahan, hingga teknik pengangkatan kendaraan secara bertahap.
Koordinasi antarpersonel menjadi faktor penting karena bobot truk yang cukup besar serta posisi ban belakang yang masuk ke celah penutup drainase.
Berkat penanganan yang terukur, ban kendaraan akhirnya berhasil dikembalikan ke permukaan jalan. Seluruh proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit.
Truk kemudian dapat kembali melanjutkan perjalanan tanpa mengalami kerusakan tambahan.
Usai proses evakuasi selesai, personel Damkar memastikan kondisi sekitar benar-benar aman sebelum meninggalkan lokasi.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Arus kendaraan di Jalan Jenderal Ahmad Yani juga kembali berjalan normal setelah truk berhasil dipindahkan.
Keberhasilan evakuasi ini sekaligus menunjukkan pentingnya respon cepat petugas penyelamatan terhadap berbagai kondisi darurat di ruang publik.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bontang, Amiluddin, mengapresiasi kesigapan personelnya yang langsung membantu masyarakat meski kejadian tersebut bukan peristiwa kebakaran.
Menurutnya, tugas Damkar tidak hanya memadamkan api, tetapi juga memberikan layanan penyelamatan (rescue) terhadap berbagai kondisi darurat yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
Ia juga mengimbau para pengendara agar lebih berhati-hati ketika melintasi kawasan yang memiliki penutup drainase maupun kondisi jalan yang berpotensi membahayakan kendaraan. (*)















