TONGKAT kepemimpinan Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Pinrang (BPD KKP) Bontang resmi berganti dari Muslimin kepada Bonny Sukardi untuk masa bakti 2025–2030. Pengukuhan nakhoda baru paguyuban warga asal Sulawesi Selatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) KKP, Abdillah Nasir.
Dalam struktur kepengurusan anyar tersebut, Bonny Sukardi bakal didampingi Muhammad Kusnadi sebagai sekretaris dan Astuti yang memegang posisi bendahara.
Momen pelantikan itu disaksikan langsung Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni. Di hadapan ratusan warga Pinrang, sosok akrab disapa Bunda Neni tersebut menekankan pentingnya peran paguyuban dalam menopang pembangunan daerah.
Wali Kota Neni menyampaikan bahwa KKP Bontang memiliki potensi besar untuk tidak sekadar menjadi tempat berkumpul, melainkan menjelma sebagai kekuatan sosial yang berdampak nyata. Keragaman suku di Kota Taman, menurutnya, merupakan modal dasar yang mustahil diabaikan.
"Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Semoga amanah ini menjadi ladang pengabdian. Paguyuban seperti Kerukunan Keluarga Pinrang memiliki potensi besar menjadi mitra pemerintah dalam menjaga persatuan, melestarikan budaya, sekaligus ikut membangun Kota Bontang," ujar Neni.
Ia menambahkan, sinergi yang kokoh antara pemerintah kota dan organisasi kemasyarakatan merupakan kunci mewujudkan pembangunan yang inklusif.
"Kalau seluruh paguyuban bersatu dan saling menguatkan, saya yakin Bontang akan semakin harmonis dan semakin maju. Pemerintah tentu membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya," tegasnya.
Menjawab harapan tersebut, Ketua BPD KKP Bontang terpilih, Bonny Sukardi, menyerukan pentingnya soliditas internal. Dalam sambutan perdananya, ia menegaskan bahwa estafet kepemimpinan ini mesti dimaknai sebagai momentum pergerakan bersama.
"Hari ini bukan sekadar pergantian ketua. Ini adalah awal untuk bekerja bersama. Saya mengajak seluruh keluarga besar Pinrang meninggalkan sekat-sekat, mempererat persaudaraan, dan menjadikan KKP sebagai rumah besar yang melahirkan karya, kepedulian, dan pengabdian bagi Kota Bontang," kata Bonny.
Bonny juga memastikan komitmennya untuk menjalin komunikasi intensif dengan Pemerintah Kota Bontang, Pemerintah Kabupaten Pinrang, serta berbagai elemen organisasi paguyuban lainnya di Kota Bontang.
Langkah BPD KKP Bontang turut diperkuat dengan dilantiknya pengurus Ikatan Wanita Pinrang (IWP) yang kini dinakhodai Nurhana Reyemce. Sayap organisasi perempuan ini diproyeksikan menjadi motor utama kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi keluarga, hingga pelestarian seni budaya Pinrang.
Acara pengukuhan ini dihadiri Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Pemkab Pinrang Khairil Amril, serta Ketua BPW KKP Kaltim, Ridwan Tasya. Jajaran anggota DPRD Bontang dan tokoh masyarakat setempat juga tampak hadir mengapit ratusan warga rantau asal Pinrang. (*)















