Pranala.co, PANGKEP — Pemerintah Desa Tabo-tabo, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, mulai menggenjot berbagai program prioritas tahun 2025. Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun ini mencapai lebih dari Rp 2,6 miliar. Angka pastinya: Rp 2.691.094.070.
Kepala Desa Tabo-tabo, Chairil Anwar, menyebut sebagian besar anggaran sudah mulai digerakkan, meski pencairan dilakukan secara bertahap.
Sektor pembangunan mendapat alokasi sekitar Rp 631 juta. Salah satu yang telah selesai adalah proyek sumur bor dan jaringan perpipaan di Dusun Cangkoleng.
“Pekerjaannya mulai April, selesai Mei lalu. Anggarannya Rp 78 juta lebih,” ungkap Chairil, Rabu (24/7/2025).
Selain itu, pembangunan jalan beton juga tengah berlangsung. Proyek ini dikerjakan sejak Mei dan ditargetkan rampung pada Agustus 2025, dengan anggaran mencapai Rp 193 juta.
Ketahanan Pangan Lewat BUMDes
Untuk mendukung ketahanan pangan warga, sekira 20 persen dari Dana Desa telah disalurkan melalui BUMDes. Fokusnya pada budidaya ikan lele dan ayam petelur.
Program ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk kemandirian pangan masyarakat desa.
“Untuk tahap dua, kami masih menunggu pencairan. Setelah itu, kegiatan seperti pipanisasi sumur resapan dan proyek jalan tambahan akan dilanjutkan,” kata Chairil.
Gaji Perangkat dan BLT juga Terealisasi
Tak hanya pembangunan fisik, sekitar Rp 1 miliar dialokasikan untuk menggaji perangkat desa serta memberikan insentif kepada petugas keagamaan selama satu tahun.
Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) juga sudah disalurkan hingga bulan Juni, menyasar keluarga miskin ekstrem. Total anggaran BLT mencapai 15 persen dari Dana Desa.
Chairil menegaskan bahwa semua kegiatan desa dilaksanakan secara transparan dan terencana, demi memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kami berharap program-program ini bisa selesai tepat waktu, dan benar-benar membantu kesejahteraan warga,” pungkasnya.














