DESA Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, berhasil meraih predikat Terbaik II dalam Penilaian Desa Berkinerja Baik dalam Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026.
Penetapan capaian tersebut disampaikan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kaltim lewat surat resmi Nomor 400.10/614/DPMPD-I/2026 yang diterbitkan di Samarinda pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Dalam penilaian tingkat provinsi tersebut, Desa Singa Gembara mengantongi total skor 119. Capaian ini menempatkannya tepat di bawah Desa Kahala, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara, yang meraih posisi Terbaik I dengan nilai 127.
Sementara itu, posisi ketiga diduduki Desa Linggang Muara Leban, Kecamatan Long Iram, Kabupaten Kutai Barat, dengan perolehan skor 111.
Proses evaluasi dan verifikasi lapangan telah berlangsung pada Senin, 24 Agustus 2026, melalui pertemuan virtual dari masing-masing wilayah kabupaten. Seluruh hasil perhitungkan kemudian dituangkan secara sah dalam Berita Acara Nomor 400.10/534/DPMPD-I/2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kutai Timur, Trisno, memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Desa Singa Gembara menorehkan prestasi dalam agenda percepatan penurunan stunting Kaltim.
"Kami tentu bersyukur atas capaian Desa Singa Gembara yang berhasil meraih Terbaik II dalam penilaian Desa Berkinerja Baik dalam Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun 2026. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama dan menunjukkan bahwa upaya pencegahan serta penurunan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak," ujar Trisno mewakili Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, Kamis (27/8/2026).
Trisno menegaskan bahwa penghargaan ini adalah bukti nyata efektivitas kolaborasi di tingkat akar rumput, mulai dari pemerintah desa, kader posyandu, perangkat daerah, hingga partisipasi aktif masyarakat setempat.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah desa, kader, perangkat daerah, serta seluruh masyarakat yang telah berkontribusi. Semoga capaian ini menjadi penyemangat untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja ke depan," tutur Trisno.
Sebagai bentuk apresiasi atas komitmen percepatan penurunan stunting Kaltim, Pemerintah Provinsi Kaltim memberikan piagam penghargaan serta uang pembinaan kepada para pemenang lomba.
Khusus Desa Kahala sebagai peraih Terbaik I, Pemprov Kaltim akan menetapkannya melalui Keputusan Gubernur Kaltim sekaligus mengusulkannya untuk mewakili Provinsi Kalimantan Timur pada ajang Penilaian Desa Berkinerja Baik di tingkat nasional.
Sedangkan Desa Singa Gembara bersama Desa Linggang Muara Leban berhak menerima piagam penghargaan dan dana pembinaan atas kontribusi terukurnya di tingkat provinsi. (*)














