PRANALA.CO, Bontang – Tim Rajawali Sat Reskrim Polres Bontang bekerja sama dengan Jatanras Polda Kalimantan Timur (Kaltim) dan Unit Reskrim Polsek Bontang Utara menangkap komplotan pencuri yang terlibat dalam serangkaian kasus pencurian peralatan teknik dan tabung LPG, Minggu (15/12/2024) sekira pukul 17.30 WITA.
Sebanyak empat orang terduga pelaku dengan inisial GVH (25), DY (38), RD (37), dan YE (32) berhasil diamankan. GVH, DY, dan RD ditangkap pada Minggu (15/12/2024), sedangkan YE ditangkap Senin (16/12/2024). Mereka diduga terlibat dalam aksi pencurian di tiga lokasi berbeda dengan total kerugian mencapai puluhan juta rupiah.
Mereka sudah beraksi di tiga lokasi berbeda. Antara lain; Gereja HKBP Bonang pada 8 November 2024. Para pelaku mencuri peralatan teknik seperti stamper, pompa alkon, mesin gerinda, dan material bangunan lainnya. Kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah.
Lalu, 13 Desember 2024 di sebuah ruko Jalan Parekesit Bontang. Di sini, kompolotan pencuri menggasak 30 tabung gas LPG 3 kg dari ruko milik Zulkifli. Nilai kerugian mencapai Rp7,5 juta.
Selanjutnya, mereka juga menjarah Gedung BNN Kota Bontang pada 19 September 2024. Komplotan ini menjarah peralatan teknik pembangunan gedung BNN, seperti mesin alkon, mesin bor beton, gergaji mesin pemotong kayu, genset, dan dinamo hoist. Total kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain: Satu vibrator beton, 27 tabung gas LPG 3 kg, Satu unit sepeda motor Honda Beat yang digunakan untuk menjalankan aksi pencurian.
Kapolres Bontang melalui Kasat Reskrim Iptu Hari menyatakan bahwa keempat terduga pelaku saat ini telah diamankan di Polres Bontang bersama barang bukti.
"Kami akan melakukan pengembangan lebih lanjut untuk menyelidiki kemungkinan adanya pelaku lain serta barang bukti yang masih belum ditemukan," ungkap Iptu Hari.
Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan pencurian yang berhasil diungkap oleh Polres Bontang. Iptu Hari juga mengapresiasi kerja sama yang solid antara tim kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan segera melaporkan jika melihat atau mengetahui aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Dengan sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum, keamanan di wilayah Bontang diharapkan dapat terjaga dengan baik. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















