SMANDA Cup XVIII resmi dibuka di Lapangan Basket SMAN 2 (Smanda) Bontang, Jumat (28/8/2026), menandai rangkaian peringatan HUT ke-31 sekolah tersebut. Seremoni pembukaan dilakukan oleh Staf Ahli Wali Kota Bontang bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Lukman, mewakili Wali Kota Bontang.
Turnamen ini diikuti peserta dari 15 SMA/SMK se-Kota Bontang dan berlangsung sejak 28 Agustus hingga 19 September 2026.
Panitia menyiapkan enam cabang pertandingan tahun ini, yaitu: Futsal, Bola Voli, Basket, Bulu Tangkis, Fun Run, dan Lomba Internal.
Selain perwakilan sekolah se-Kota Bontang, guru-guru Smanda juga ambil bagian sebagai peserta.
Acara pembukaan turut dihadiri Ketua Panitia Smanda Cup, Lindawati; Kepala Sekolah Smanda Bontang, Suyanik; Ketua Komite Sekolah, Badi Chrismanto; bersama paguyuban kelas dan para peserta turnamen.
Bukan sekadar ajang olahraga tahunan, Smanda Cup dirancang sebagai bagian dari implementasi pembelajaran mendalam di sekolah. Kepala Sekolah Suyanik menjelaskan filosofi di balik gelaran ini.
"Kemenangan bukan sekedar tampil di podium dan menerima piala, namun kemenangan hakiki adalah ketika pulang membawa persahabatan, solidaritas, sportifitas, pandai mengelola emosi dan menghargai keberagamaan," ujar Suyanik.
Menurutnya, empat unsur pembelajaran—olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olahraga—menyatu dalam setiap pertandingan yang digelar.
Suyanik turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak pendukung acara. "Terimakasih saya sampaikan kepada seluruh mitra pembelajaran, para sponsorship, komite serta paguyuban kelas yang telah mensupport kegiatan ini," ucapnya.
Di sela sambutannya, Lukman mengapresiasi konsistensi Smanda Cup yang telah digelar setiap tahun. Ia meyakini semangat dan kerja tim yang terbangun lewat ajang olahraga ini akan berdampak positif bagi kehidupan sehari-hari para pelajar.
"Kami yakin Smanda Cup ini akan lahir para penerus insan olahraga yang berkualitas dan mampu dibanggakan untuk membawa nama daerah dan negara ini dalam setiap event kejuaraan," ungkap Lukman.
Yang menarik, Lukman turut mengumumkan kabar penting bagi dunia pendidikan Bontang. Pemerintah Kota Bontang segera meluncurkan Program Kartu Bontang Pintar (KBP) dengan total alokasi anggaran mencapai Rp29,6 miliar.
"Kebijakan yang ditujukan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat ini akan direalisasikan melalui APBD Perubahan Tahun 2026. Pemenuhan hak dasar ini menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap dunia pendidikan, meskipun di tengah tantangan fiskal yang sedang dihadapi daerah," terang Lukman.
Dengan adanya Kartu Bontang Pintar, orang tua dan pelajar di Kota Bontang mendapat jaminan kelangsungan pendidikan tanpa harus terkendala persoalan finansial. Program ini diproyeksikan meringankan beban ekonomi keluarga, terutama di tengah kondisi fiskal daerah yang menantang.
Sementara itu, Smanda Cup XVIII sendiri akan terus bergulir hingga 19 September 2026, mempertemukan pelajar dari 15 sekolah se-Kota Bontang dalam semangat sportivitas dan kebersamaan. (*)















