Bontang, PRANALA.CO – Di lahan 1 hektare yang terhampar di Jalan Letjen Urip Sumoharjo, Kelurahan Bontang Lestari, Kota Bontang, Kaltim sebuah pemandangan tak biasa, Selasa (22/4/2025) pagi.
Deretan jagung siap panen tak hanya dikerumuni para petani, tapi juga para pejabat berseragam lengkap—anggota Polres Bontang dan jajaran pemerintah kota. Semua kompak turun ke ladang, mengayunkan tangan, memetik jagung satu per satu.
Ini bukan sekadar panen biasa. Kegiatan ini adalah simbol dari kerja sama nyata antara Polres Bontang dan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian Kota Bontang, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap program swasembada pangan 2025 yang dicanangkan pemerintah.
Kapolres Bontang AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, hadir langsung. Turut mendampingi, jajaran pejabat utama Polres Bontang dan Forkopimda, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian Ahmad Aznem.
Bibit yang ditanam sekira 5 kilogram. Namun, hasilnya tidak mengecewakan. Panen kali ini diperkirakan mencapai kurang lebih 3,2 ton per hektare. Angka yang cukup menggembirakan untuk sebuah lahan percontohan.
Panen dilakukan secara simbolis Kapolres, diikuti para pejabat lainnya. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan ubinan untuk mengukur potensi hasil produksi, pemeriksaan hasil melalui Rapid Lab, hingga penyerahan bantuan bibit jagung kepada petani—sebanyak 25 kilogram untuk tiap hektare lahan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres AKBP Alex menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya soal jagung dan panen. Ada nilai lebih besar yang ingin dibangun: sinergi.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga berperan aktif membantu masyarakat, terutama petani, agar bisa meningkatkan produktivitasnya,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, bahwa langkah kecil ini diharapkan mampu memberi dampak besar terhadap ketahanan pangan lokal dan kesejahteraan warga Bontang. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















