PRANALA.CO - Pemkot Bontang berencana membangun gedung P2TP2A alias pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PU-PR) Usman menerangkan lokasi gedung tersebut berada di Jalan Polo Air, Kelurahan Api-Api.
“Ini sesuai dengan perencanaan yang sudah ada,” terangnya.
Anggaran proyek ini dibanderol Rp 7,8 miliar dari APBD Bontang tahun ini. Bangunan ini terdiri dari dua lantai dengan luasan di bawah 500 meter persegi. Dinas PU-PR dalam waktu dekat akan menyodorkan berkas proses lelang ke ULP.
“Kalau sudah dinyatakan lengkap dan tanpa perbaikan maka proses lelang sudah bisa ditayangkan,” sebutnya.
Sesuai jadwal maka pengerjaan kontrak akan dimulai Maret mendatang. Ditargetkan akhir tahun pembangunan sudah rampung. Diharapkan dari pembangunan ini mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Semoga pembangunan tidak ada hambatan,” ungkapnya.
Sesungguhnya gedung P2TP2A sudah dianggarkan pada 2019 silam. Kala itu pemkot menggelontorkan anggaran senilai Rp 2,6 miliar. Proyek itu dimenangkan tendernya oleh CV Bermuda. Lokasi gedung berada di Jalan P Suryanata.
P2TP2A merupakan UPTD yang menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. (*)















