Pranala.co, BALIKPAPAN – Kota Balikpapan mencatatkan 1,5 juta kunjungan wisatawan hingga Agustus 2025. Angka ini menjadi sinyal positif setelah pada 2024 lalu jumlah kunjungan hampir menyentuh 3 juta orang.
Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Abdul Majid, menyebut capaian ini ikut menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
“Data dari hotel dan objek wisata menunjukkan adanya perputaran ekonomi yang signifikan,” ujarnya di Balikpapan, Kamis (18/9/2025).
Majid menegaskan, keberhasilan ini bukan datang tiba-tiba. Pemerintah Kota Balikpapan sudah menanam benih sejak lama, tepatnya pada periode 2010–2013.
Saat itu, agen perjalanan asal Malaysia rutin diundang untuk mengikuti program promosi intensif. Tujuannya, mempertemukan pelaku industri pariwisata lokal dengan mitra internasional.
Hasilnya mulai terlihat. Maskapai penerbangan, termasuk AirAsia, kini membuka rute-rute baru yang semakin melengkapi ekosistem pariwisata Balikpapan.
Balikpapan dikenal sebagai kota industri. Populasi pekerjanya cukup besar. Menurut Majid, kondisi ini menciptakan pasar wisata yang berbeda.
Banyak pekerja lebih memilih destinasi luar daerah seperti Bali atau Yogyakarta saat berlibur. Namun, di sisi lain, kemudahan akses penerbangan justru menjadi peluang. Balikpapan kini dilirik sebagai tujuan bisnis sekaligus destinasi wisata oleh pebisnis dari berbagai industri besar.
“Balikpapan bukan hanya titik keberangkatan, tetapi juga destinasi,” jelasnya.
Pemerintah kota juga tidak berhenti pada destinasi yang sudah ada. Saat ini, fokus diarahkan pada Bala-Balagan, gugusan sembilan pulau di dekat Mamuju, Sulawesi Barat.
Meski masuk wilayah administratif lain, aksesnya lebih mudah dari Balikpapan. Dengan perjalanan laut sekitar 2,5 jam, wisatawan bisa menikmati keindahan pulau-pulau yang masih terjaga kelestariannya.
Majid mengakui, kesuksesan pariwisata Balikpapan tidak lepas dari peran berbagai pihak. Khususnya maskapai penerbangan yang berani membuka rute baru.
“Kolaborasi inilah yang membuat pariwisata Balikpapan terus bertumbuh,” pungkasnya. (DIAS)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















