Turun 49 Persen, Tiap Hari Ada 9.120 Penumpang di Bandara Sepinggan Kurun 2020

  • Whatsapp
Ilustrasi Bandara Sepinggan, Balikpapan saat belum ditutup.

PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional (SAMS) Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, menutup Posko Terpadu Angkutan Udara Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Selasa [5/1]

Apel penutupan dalam kondisi pandemik COVID-19 ini dipimpin langsung  General Manager Bandara SAMS Sepinggan, Barata Singgih Riwahono di lobi keberangkatan.

Bacaan Lainnya

“Kami Angkasa Pura I Balikpapan sebagai pengelola Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pihak yang terlibat dalam pelaksanaan posko ini sehingga semuanya dapat berjalan dengan lancar, terjalin koordinasi yang baik antara semua pihak,” urai Barata.

Barata berkata, selama pembentukan posko terpadu, semua pihak dapat bekerja sama dengan baik serta tidak terdapat laporan mengenai hal-hal yang dapat menganggu maupun membahayakan penerbangan di Bandara SAMS Sepinggan.

Apalagi, kata dia, kondisi penerbangan di tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena masih dalam situasi pandemik.

“Untuk itu tahun ini kami melakukan sejumlah rekayasa mulai dari calon penumpang masuk ke bandara, cek in hingga masuk ke ruang tunggu untuk pemberangkatan, agar tidak terjadi kerumunan akibat antrian,” ujarnya.

Berdasarkan data dihimpun dari posko terpadu, tercatat arus mudik penumpang tertinggi terjadi pada  20 Desember 2020 dengan jumlah penumpang mencapai 12.063 orang. Sementara puncak arus balik terjadi 3 Januari 2021 dengan jumlah penumpang mencapai 10.585 orang.

“Jadi rata-rata harian jumlah penumpang yang dilayani di bandara SAMS sebanyak 9.120 orang,” paparnya.

Pada 2019/2020 lalu penumpang melalui bandara SAMS Sepinggan Balikpapan sebanyak 278.780 orang dibandingkan tahun 2020/2021 sebanyak 164.169 orang. Angka itu menunjukkan penurunan 49% penumpang.

Sementara pergerakan pesawat udara sebanyak 1.882 pesawat udara pada tahun 2020/2021 dibandingkan tahun 2019/2020 sebanyak 2.770. Sehingga pergerakan pesawat udara menunjukkan penurunan sebesar 32 persen. Adapun muatan kargo tahun 2020/2021 sebanyak 2.629.521 kilogram dibandingkan tahun 2019/2020 seberat  1.928.718 kilogram atau tercatat naik hingga 32%.

Pencapaian Bandara SAMS Sepinggan, kata Barata, pada tahun 2020 mengalami penurunan juga dibanding tahun 2019, yakni sebesar 48.73% dengan total penumpang pada tahun 2019 5.430.236 sedangkan pada tahun 2020 dengan total 2.784.344 penumpang.

Pada 2019 lalu, terdapat 58.580 pergerakan pesawat sedangkan tahun 2020 ada 34.149 pergerakan. Sehingga menunjukkan penurunan dengan persentase 41.71%. Sementar jumlah kargo pada tahun 2019 tercatat 44.485.619 kilogram dibanding tahun 2020 sebesar 46.329.263 kilogram, dengan persentase kenaikan 4.14%.

“Melihat tren penurunan tersebut kami sebagai pihak pengelola Bandara SAMS Sepinggan tetap terus berupaya mengedepankan pelayanan yang baik kepada semua penumpang,” kata Barata.

Sekadar diketahui hingga ditutupnya posko ini Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan tetap melaksanakan operasional sesuai prosedur dengan mengedapankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bagi penumpang.

 

 

[js|dn]

Pos terkait