PENUTUPAN Jalan Ksatria Km 8, Balikpapan Utara, sejak awal Mei 2026 langsung memutus salah satu akses penting warga menuju kawasan Batakan, Balikpapan Timur. Jalan yang sebelumnya amblas itu kini ditutup total untuk perbaikan darurat, memaksa pengendara memutar dan menghadapi waktu tempuh lebih lama.
Kondisi jalan yang terus memburuk menjadi alasan utama penutupan. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan menyebut, kerusakan gorong-gorong dan drainase di bawah badan jalan sudah memasuki tahap kritis dan tak lagi bisa ditangani dengan solusi sementara.
“Sebenarnya sudah beberapa kali dibantu dengan pelat penutup. Tapi karena kendaraan makin banyak, kondisi semakin blong,” ujar Kepala DPU Balikpapan, Rita, dalam keterangan resmi, Senin (4/5/2026).
Penanganan darurat ini baru dilakukan setelah melalui proses administrasi yang cukup panjang. Kini, perbaikan difokuskan pada penggantian gorong-gorong serta pembenahan saluran di kedua sisi jalan untuk mencegah ambles berulang.
Dampaknya langsung terasa di lapangan. Pengendara yang biasa melintasi jalur tersebut kini harus mencari rute alternatif, sementara kendaraan bertonase besar diminta menjauh dari area proyek demi keselamatan dan kelancaran pekerjaan.
Penutupan ini juga menyoroti persoalan klasik infrastruktur perkotaan: tekanan lalu lintas yang terus meningkat tidak sebanding dengan daya dukung jalan. Upaya tambal sulam yang sebelumnya dilakukan terbukti tidak cukup menahan beban kendaraan yang kian padat.
Pemerintah Kota Balikpapan memastikan perbaikan ini menggunakan anggaran tanggap darurat. Targetnya, pekerjaan rampung dalam waktu satu bulan agar akses vital tersebut dapat segera kembali normal.
“Sudah ada jadwalnya, dalam satu bulan selesai,” kata Rita. [RIL]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami















