• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Mei 7, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Khawatir Bikin Cedera, Anak-Anak Bontang Mulai Meniru “Sujud Freestyle” hingga di Masjid

Suriadi Said by Suriadi Said
7 Mei 2026 | 14:55
Reading Time: 2 mins read
0
Khawatir Bikin Cedera, Anak-Anak Bontang Mulai Meniru “Sujud Freestyle” hingga di Masjid

Tangkapan layar momen anak-anak menirukan sujud freestyle di salah satu masjid Bontang.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

SUASANA salat berjemaah di salah satu masjid di Bontang mendadak terganggu ketika seorang jemaah tertimpa anak yang diduga sedang melakukan aksi “sujud freestyle”. Tren yang viral di media sosial itu kini mulai marak ditiru anak-anak usia sekolah dasar dan memicu keresahan warga karena dinilai berbahaya.

Aksi tersebut dilakukan dengan menjadikan kepala sebagai tumpuan sambil mengangkat kaki ke atas menyerupai gerakan akrobatik. Belakangan, gerakan itu tidak hanya terlihat di lingkungan sekolah atau halaman rumah, tetapi juga mulai dilakukan di area masjid saat salat berjamaah berlangsung.

PILIHAN REDAKSI

Dua Anak Dilaporkan Meninggal usai Tirukan “Sujud Freestyle”

Dua Anak Dilaporkan Meninggal usai Tirukan “Sujud Freestyle”

7 Mei 2026 | 16:32
Denting Tingkilan di Tanah Guntung Bontang: Dedikasi Ridwan Yin Sindat Menjaga Api Warisan di Tengah Arus Modernisasi

Denting Tingkilan di Tanah Guntung Bontang: Dedikasi Ridwan Yin Sindat Menjaga Api Warisan di Tengah Arus Modernisasi

6 Mei 2026 | 14:36

Bambang, warga Kelurahan Gunung Telihan, mengaku menjadi salah satu korban dari tren tersebut. Ia mengatakan insiden itu terjadi saat salat tarawih ketika tiba-tiba seorang anak jatuh menindih kakinya yang memang sedang dalam kondisi cedera.

“Waktu itu saya sedang salat tarawih. Saat posisi sujud tiba-tiba ada yang jatuh dari belakang menindih kaki saya,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).

Karena curiga kejadian itu bukan kecelakaan biasa, Bambang kemudian meminta pengurus masjid memeriksa rekaman CCTV. Dari rekaman tersebut terlihat beberapa anak bermain dan melakukan gerakan “sujud freestyle” ketika salat masih berlangsung.

“Setelah dilihat di CCTV ternyata memang ada anak yang sengaja bermain seperti itu saat salat. Akibatnya kaki saya yang sebelumnya sudah bengkak jadi semakin parah dan harus dirawat lagi selama seminggu,” katanya.

Fenomena ini mulai menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua. Rahmawati, warga Bernas Tengah, mengatakan anak-anak kini mudah meniru tantangan viral dari media sosial tanpa memahami risiko cedera yang dapat terjadi.

“Awalnya saya kira cuma iseng. Tapi sekarang hampir tiap hari anak-anak melakukannya. Mereka lihat dari media sosial lalu saling meniru,” ucapnya.

Keresahan serupa disampaikan Ridwan, marbot masjid di Kelurahan Tanjung Laut Indah. Menurut dia, tren itu cepat menyebar karena anak-anak menganggap aksi tersebut sebagai permainan sekaligus cara mencari perhatian di lingkungan pergaulan mereka.

“Hampir setiap hari mereka seperti itu. Kadang di rumah, kadang di sekolah. Bahkan saat salat di masjid juga masih sempat bercanda melakukan gerakan itu,” kata Ridwan.

Di tengah derasnya arus konten viral, warga menilai pengawasan orangtua dan sekolah menjadi semakin penting. Tidak sedikit anak mengikuti tren internet tanpa mengetahui bahwa posisi kepala dan leher yang menopang berat tubuh dapat memicu cedera serius apabila dilakukan secara sembarangan.

Dalam sejumlah kasus di daerah lain, aksi serupa dilaporkan menyebabkan cedera kepala, patah tulang, hingga kelumpuhan permanen akibat salah posisi saat melakukan gerakan.

Warga berharap ada edukasi lebih serius mengenai penggunaan media sosial dan dampak mengikuti tren berbahaya agar fenomena serupa tidak terus meluas di kalangan anak-anak. [FR]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Pelajar Bontang
Previous Post

Kutim Andalkan Dokter Keliling untuk Tekan Kematian Ibu dan Stunting di Pesisir

Next Post

Dua Anak Dilaporkan Meninggal usai Tirukan “Sujud Freestyle”

BACA JUGA

Badak LNG Bontang Bantah Gelombang PHK, Sebut Mayoritas Pekerja Masuk Masa Pensiun

Badak LNG Bontang Bantah Gelombang PHK, Sebut Mayoritas Pekerja Masuk Masa Pensiun

7 Mei 2026 | 17:33
Perkuat Sinergi dan Transparansi, Badak LNG Sambut Kunjungan Kerja Komisi A DPRD Bontang

Perkuat Sinergi dan Transparansi, Badak LNG Sambut Kunjungan Kerja Komisi A DPRD Bontang

7 Mei 2026 | 17:21
Penduduk Kaltim Tembus 4 Juta Jiwa, Laju Pertumbuhan Mulai Melambat

Penduduk Kaltim Tembus 4 Juta Jiwa, Laju Pertumbuhan Mulai Melambat

7 Mei 2026 | 17:05
Kaltim Siapkan Lulusan SMK Kesehatan untuk Isi Puskesmas hingga Desa Lulusan SMK Masih Sulit Kerja, Padahal Kaltim Kekurangan Tenaga Kesehatan

Kaltim Siapkan Lulusan SMK Kesehatan untuk Isi Puskesmas hingga Desa

7 Mei 2026 | 17:01
Kaltim Masih Nikmati Bonus Demografi, tetapi Tanda Penduduk Menua Mulai Terlihat

Kaltim Masih Nikmati Bonus Demografi, tetapi Tanda Penduduk Menua Mulai Terlihat

7 Mei 2026 | 16:55
28 SMK Kesehatan di Kaltim Disiapkan Isi Kebutuhan Tenaga Medis Pengangkatan Kepala SMKN 8 Samarinda Berbau Nepotisme?

28 SMK Kesehatan di Kaltim Disiapkan Isi Kebutuhan Tenaga Medis

7 Mei 2026 | 16:38
Next Post
Dua Anak Dilaporkan Meninggal usai Tirukan “Sujud Freestyle”

Dua Anak Dilaporkan Meninggal usai Tirukan “Sujud Freestyle”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

BKPSDM Kutim: Honorer Sekolah Diangkat Bertahap Lewat PPPK

BKPSDM Kutim: Honorer Sekolah Diangkat Bertahap Lewat PPPK

5 Mei 2026 | 01:48
Ancaman PHK Guru Non-ASN, Kaltim Siapkan Skema Bayar per Jam Sektor Pendidikan di Kaltim Kehilangan 22 Ribu Pekerja, Pertambangan Melesat

Ancaman PHK Guru Non-ASN, Kaltim Siapkan Skema Bayar per Jam

2 Mei 2026 | 23:10
Data Warga Bontang Bermasalah, Wali Kota Neni Minta Ketua RT Perbarui Penerima BLT

Data Warga Bontang Bermasalah, Wali Kota Neni Minta Ketua RT Perbarui Penerima BLT

4 Mei 2026 | 22:27
Partisipasi Kuliah Melonjak, UKT Gratis Bontang Ubah Prioritas Keluarga

Partisipasi Kuliah Melonjak, UKT Gratis Bontang Ubah Prioritas Keluarga

1 Mei 2026 | 21:50
Konsumsi Miras Oplosan, Remaja SMP di Bontang Terjaring Patroli

Konsumsi Miras Oplosan, Remaja SMP di Bontang Terjaring Patroli

3 Mei 2026 | 20:01

Terbaru

Badak LNG Bontang Bantah Gelombang PHK, Sebut Mayoritas Pekerja Masuk Masa Pensiun

Badak LNG Bontang Bantah Gelombang PHK, Sebut Mayoritas Pekerja Masuk Masa Pensiun

7 Mei 2026 | 17:33
Perkuat Sinergi dan Transparansi, Badak LNG Sambut Kunjungan Kerja Komisi A DPRD Bontang

Perkuat Sinergi dan Transparansi, Badak LNG Sambut Kunjungan Kerja Komisi A DPRD Bontang

7 Mei 2026 | 17:21
Penduduk Kaltim Tembus 4 Juta Jiwa, Laju Pertumbuhan Mulai Melambat

Penduduk Kaltim Tembus 4 Juta Jiwa, Laju Pertumbuhan Mulai Melambat

7 Mei 2026 | 17:05
Kaltim Siapkan Lulusan SMK Kesehatan untuk Isi Puskesmas hingga Desa Lulusan SMK Masih Sulit Kerja, Padahal Kaltim Kekurangan Tenaga Kesehatan

Kaltim Siapkan Lulusan SMK Kesehatan untuk Isi Puskesmas hingga Desa

7 Mei 2026 | 17:01
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved