• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Mei 7, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Kutim Andalkan Dokter Keliling untuk Tekan Kematian Ibu dan Stunting di Pesisir

Suriadi Said by Suriadi Said
7 Mei 2026 | 14:44
Reading Time: 1 min read
0
Kutim Andalkan Dokter Keliling untuk Tekan Kematian Ibu dan Stunting di Pesisir Insentif Dokter Spesialis Kaltim Disiapkan untuk Daerah Terpencil

Ilusrasi dokter.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PEMERINTAH Kabupaten Kutai Timur alias Pemkab Kutim mulai mengandalkan strategi layanan kesehatan bergerak untuk mengatasi ketimpangan akses medis di wilayah pesisir dan terpencil. Langkah itu diambil setelah sejumlah daerah masih menghadapi tingginya angka kematian ibu dan anak serta kasus stunting.

Program pelayanan kesehatan bergerak daerah terpencil perbatasan kepulauan (DTPK) resmi diluncurkan di Desa Susuk Tengah, Kecamatan Sandaran, Kamis (7/5/2026).

PILIHAN REDAKSI

Di Kutim, Warga Pesisir Masih Menunggu Dokter Spesialis Datang dari Kota

Di Kutim, Warga Pesisir Masih Menunggu Dokter Spesialis Datang dari Kota

7 Mei 2026 | 14:39
Teknologi Cakar Ayam dan PCI Girder Digunakan di Jalan Nasional Kutim

Teknologi Cakar Ayam dan PCI Girder Digunakan di Jalan Nasional Kutim

5 Mei 2026 | 23:52

Wilayah Sandaran dipilih sebagai titik awal karena dinilai masih memiliki persoalan kesehatan yang membutuhkan intervensi cepat. Selain akses geografis yang sulit, ketersediaan layanan dokter spesialis di kawasan tersebut masih terbatas.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kutim Triana Nur mengatakan program itu menjadi bagian dari 50 program prioritas pemerintah daerah untuk memperluas akses pelayanan dasar masyarakat.

Menurut dia, pemerintah tidak bisa hanya menunggu warga datang ke fasilitas kesehatan, terutama di daerah dengan akses transportasi yang panjang dan mahal.

“Pelayanan kesehatan bergerak ini adalah bentuk komitmen pemerintah agar masyarakat di wilayah terpencil mendapatkan pelayanan yang optimal,” ujarnya.

Tim layanan bergerak terdiri dari sejumlah dokter spesialis, mulai dari kandungan, anak, penyakit dalam hingga bedah. Pemerintah berharap pola layanan jemput bola itu dapat mempercepat penanganan kasus kesehatan yang selama ini terlambat tertangani.

Sebelumnya, Pemkab Kutim juga menjalankan program Dokter Kapal untuk menjangkau kawasan pesisir melalui jalur laut. Integrasi layanan darat dan laut kini disiapkan untuk memperluas cakupan pelayanan kesehatan di wilayah terpencil.

Program layanan bergerak dijadwalkan berlangsung di delapan titik kecamatan sepanjang 2026. Pemerintah daerah berharap langkah tersebut mampu menjadi solusi jangka pendek sambil memperbaiki infrastruktur kesehatan secara bertahap. [RIL]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Dokter SpesialisKutai Timur
Previous Post

Di Kutim, Warga Pesisir Masih Menunggu Dokter Spesialis Datang dari Kota

Next Post

Khawatir Bikin Cedera, Anak-Anak Bontang Mulai Meniru “Sujud Freestyle” hingga di Masjid

BACA JUGA

Badak LNG Bontang Bantah Gelombang PHK, Sebut Mayoritas Pekerja Masuk Masa Pensiun

Badak LNG Bontang Bantah Gelombang PHK, Sebut Mayoritas Pekerja Masuk Masa Pensiun

7 Mei 2026 | 17:33
Perkuat Sinergi dan Transparansi, Badak LNG Sambut Kunjungan Kerja Komisi A DPRD Bontang

Perkuat Sinergi dan Transparansi, Badak LNG Sambut Kunjungan Kerja Komisi A DPRD Bontang

7 Mei 2026 | 17:21
Penduduk Kaltim Tembus 4 Juta Jiwa, Laju Pertumbuhan Mulai Melambat

Penduduk Kaltim Tembus 4 Juta Jiwa, Laju Pertumbuhan Mulai Melambat

7 Mei 2026 | 17:05
Kaltim Siapkan Lulusan SMK Kesehatan untuk Isi Puskesmas hingga Desa Lulusan SMK Masih Sulit Kerja, Padahal Kaltim Kekurangan Tenaga Kesehatan

Kaltim Siapkan Lulusan SMK Kesehatan untuk Isi Puskesmas hingga Desa

7 Mei 2026 | 17:01
Kaltim Masih Nikmati Bonus Demografi, tetapi Tanda Penduduk Menua Mulai Terlihat

Kaltim Masih Nikmati Bonus Demografi, tetapi Tanda Penduduk Menua Mulai Terlihat

7 Mei 2026 | 16:55
28 SMK Kesehatan di Kaltim Disiapkan Isi Kebutuhan Tenaga Medis Pengangkatan Kepala SMKN 8 Samarinda Berbau Nepotisme?

28 SMK Kesehatan di Kaltim Disiapkan Isi Kebutuhan Tenaga Medis

7 Mei 2026 | 16:38
Next Post
Khawatir Bikin Cedera, Anak-Anak Bontang Mulai Meniru “Sujud Freestyle” hingga di Masjid

Khawatir Bikin Cedera, Anak-Anak Bontang Mulai Meniru “Sujud Freestyle” hingga di Masjid

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

BKPSDM Kutim: Honorer Sekolah Diangkat Bertahap Lewat PPPK

BKPSDM Kutim: Honorer Sekolah Diangkat Bertahap Lewat PPPK

5 Mei 2026 | 01:48
Ancaman PHK Guru Non-ASN, Kaltim Siapkan Skema Bayar per Jam Sektor Pendidikan di Kaltim Kehilangan 22 Ribu Pekerja, Pertambangan Melesat

Ancaman PHK Guru Non-ASN, Kaltim Siapkan Skema Bayar per Jam

2 Mei 2026 | 23:10
Data Warga Bontang Bermasalah, Wali Kota Neni Minta Ketua RT Perbarui Penerima BLT

Data Warga Bontang Bermasalah, Wali Kota Neni Minta Ketua RT Perbarui Penerima BLT

4 Mei 2026 | 22:27
Partisipasi Kuliah Melonjak, UKT Gratis Bontang Ubah Prioritas Keluarga

Partisipasi Kuliah Melonjak, UKT Gratis Bontang Ubah Prioritas Keluarga

1 Mei 2026 | 21:50
Konsumsi Miras Oplosan, Remaja SMP di Bontang Terjaring Patroli

Konsumsi Miras Oplosan, Remaja SMP di Bontang Terjaring Patroli

3 Mei 2026 | 20:01

Terbaru

Badak LNG Bontang Bantah Gelombang PHK, Sebut Mayoritas Pekerja Masuk Masa Pensiun

Badak LNG Bontang Bantah Gelombang PHK, Sebut Mayoritas Pekerja Masuk Masa Pensiun

7 Mei 2026 | 17:33
Perkuat Sinergi dan Transparansi, Badak LNG Sambut Kunjungan Kerja Komisi A DPRD Bontang

Perkuat Sinergi dan Transparansi, Badak LNG Sambut Kunjungan Kerja Komisi A DPRD Bontang

7 Mei 2026 | 17:21
Penduduk Kaltim Tembus 4 Juta Jiwa, Laju Pertumbuhan Mulai Melambat

Penduduk Kaltim Tembus 4 Juta Jiwa, Laju Pertumbuhan Mulai Melambat

7 Mei 2026 | 17:05
Kaltim Siapkan Lulusan SMK Kesehatan untuk Isi Puskesmas hingga Desa Lulusan SMK Masih Sulit Kerja, Padahal Kaltim Kekurangan Tenaga Kesehatan

Kaltim Siapkan Lulusan SMK Kesehatan untuk Isi Puskesmas hingga Desa

7 Mei 2026 | 17:01
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved