• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 1, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Rupa

Denting Tingkilan di Tanah Guntung Bontang: Dedikasi Ridwan Yin Sindat Menjaga Api Warisan di Tengah Arus Modernisasi

Tulisan dari Jihan Rameyza Alya, siswi SMAS YPVDP, peserta lomba jurnalistik FLS2N tingkat Kota Bontang 2026

Suriadi Said by Suriadi Said
6 Mei 2026 | 14:36
Reading Time: 4 mins read
0
Denting Tingkilan di Tanah Guntung Bontang: Dedikasi Ridwan Yin Sindat Menjaga Api Warisan di Tengah Arus Modernisasi

Ridwan Yin Sindat saat sedang memainkan Gambus, 2025 (Dok Pribadi)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

DI TENGAH terik sang surya yang membakar langit Kelurahan Guntung, Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim), sebuah fragmen masa lalu mencoba mencari celah untuk tetap bernapas. Di antara riuhnya percakapan manusia dan kepungan deru mesin industri yang menjadi denyut nadi Kota Bontang, sebuah suara menyeruak, ganjil namun memikat

Ia bukan dentum bass elektrik yang memekakkan, melainkan sebuah percakapan mesra antara kayu, senar, dan jemari yang menari. Di dalamnya, bait-bait pantun Kutai melantun bersahut-sahutan bagai ombak pembawa leluhur ke tepian zaman.

PILIHAN REDAKSI

Cerita Luthfy Azka Nararya, Siswa Bontang Menembus Garis Takdir Paskibraka di Istana Negara

Cerita Luthfy Azka Nararya, Siswa Bontang Menembus Garis Takdir Paskibraka di Istana Negara

29 Juni 2026 | 09:11
SMAN 2 Bontang Borong Juara Duta Pelajar Sadar Hukum 2026

SMAN 2 Bontang Borong Juara Duta Pelajar Sadar Hukum 2026

28 Juni 2026 | 18:27

Itulah Tingkilan, sebuah kesenian musik tradisional Kutai Melayu yang seolah menjadi mesin waktu, membawa siapa pun yang menyimaknya pulang ke pelukan akar tradisi yang paling autentik.

Di balik instrumen gambus yang guratan kayunya menyimpan ribuan cerita, duduk seorang pemuda bernama Ridwan Yin Sindat. Penampilannya tenang, namun setiap petikannya ialah pernyataan perang terhadap lupa.

Di usianya yang baru menginjak 26 tahun, sebuah usia di mana banyak pemuda lebih memilih mabuk dalam hingar-bingar tren global, Ridwan justru memilih menjadi penjaga api yang hampir padam.

Warga RT 02 Jalan Tari Gantar 6 ini menjadi “penjaga gerbang” yang memastikan bahwa di tanah Guntung, Tingkilan belum kehilangan napasnya, meski zaman terus berusaha mencekiknya.

Cinta Ridwan pada Tingkilan tidak lahir dari ambisi yang dipaksakan, melainkan dari benih yang tertanam secara organik di ruang tamu rumahnya. Ingatannya sering kali mengembara kembali ke masa lalu, saat ia masih seorang bocah kelas tiga Sekolah Dasar yang belum mengerti beratnya beban sebuah identitas.

Di saat kawan-kawannya asyik mengejar layang-layang, Ridwan kecil justru memilih menjadi bayang-bayang orang tuanya, mengekor ke tempat latihan musik tradisional. “Mungkin karena keseharian orang tua memainkan, jadi saya tertarik dari awal lihat orang tua memainkan alat musik,” kenang Ridwan.

Orangtuanya, yang merupakan putra-putri asli Guntung, tidak pernah memberinya instruksi kaku, melainkan membiarkan telinganya akrab dengan rima pantun dan harmoni gambus bagaikan nina bobo setiap hari.

Baginya, suara Tingkilan adalah aroma rumah. Ia adalah bagian dari napas yang ia hirup sebelum ia bahkan tau cara mengejanya. Namun, menguasai “bahasa” para leluhur ini bukanlah perkara mudah bagi Ridwan.

Ia adalah pengelana otodidak yang gigih. Orang tuanya hanya memberikan peta berupa panduan dasar syair dan lirik pantun, sementara selebihnya, ia dibiarkan berkelana dengan naluri musikalitasnya sendiri.

Dalam pengembaraannya, ia pun menjajal tabuhan gendang, berpindah ke ketipung untuk memahami detak ritme, hingga akhirnya ia menyerahkan hatinya pada gambus. “Kalau salah pencet senarnya, itu bisa salah nada, fals lah,” ujarnya menceritakan bagaimana jemarinya pernah terluka demi mengejar presisi sebuah nada.

Jalan yang ditempuh Ridwan adalah jalan sunyi yang penuh ujian. Ada musim-musim dimana ia merasa lelah, terutama saat melihat teman-teman sebayanya lebih bangga memegang gitar elektrik dan membentuk band daripada menyentuh gambus. Sempat terpikir olehnya untuk berhenti, membiarkan dirinya hanyut dalam arus modernisasi yang lebih menjanjikan tepuk tangan instan.

Namun, status Guntung sebagai Kampung Adat bagaikan jangkar yang menahan Ridwan untuk tidak hanyut. Baginya, gelar itu bukan sekadar papan nama kelurahan, melainkan sebuah sumpah suci.

“Sayang kalau muda-mudanya tidak ikut terlibat. Jadi ambisi saya, bagaimanapun harus tetap mengenalkan budaya ini,” tegasnya. Ia sadar, jika generasinya melepaskan pegangan pada tradisi ini, maka Tingkilan akan segera menjadi fosil yang membeku di sudut museum.

Loyalitas kultural ini akhirnya membawanya ke panggung-panggung yang melampaui imajinasinya. Dari teras rumah warga yang sederhana hingga megahnya perhelatan Erau Pelas Benua yang sakral. Bahkan, Ridwan pernah mendapatkan kesempatan langka memetik gambusnya dan melantunkan syair Tingkilan di hadapan Presiden Ke-7 RI Joko Widodo.

Menghadapi orang yang pernah menjadi nomor satu di negeri ini tentu membuat dadanya bergemuruh, namun profesionalisme menjadi perisainya. “Ya manusiawi sih deg-degan, tapi kami tampil itu kan ya sudah profesional saja,” ungkapnya. Setiap penampilan baginya adalah sebuah doa yang dilantunkan melalui dawai.

Kesadaran bahwa ia tak bisa memikul beban sejarah ini sendirian, mendorong Ridwan mendirikan Sanggar Kembang Mayang, enam tahun silam. Di keluarga, ia adalah anak tengah dari tiga bersaudara yang paling keras kepala menjaga musik ini, sementara adiknya setia mendampingi sebagai penari. Sanggar ini adalah “rumah kaca” bagi regenerasi budaya di tanah Guntung.

Sanggarnya kini dihuni sekira 20 pemuda dan pemudi berusia 15 hingga 25 tahun, mereka yang berada di ambang kedewasaan. Ridwan bukan hanya pelatih, ia adalah penerjemah bahasa kuno ke bahasa masa kini. Ia menyadari bahwa pemikiran generasi tua dan anak muda seringkali dipisahkan oleh jurang yang dalam.

Kalau orang tua kan kearifan lokalnya masih murni sedangkan yang muda kita kemas disesuaikan dengan perkembangan zaman,” jelas Ridwan mengenai strateginya untuk menarik minat generasi Z.

Ridwan ingin membawa Tingkilan “menjemput bola” ke ruang-ruang publik modern seperti kafe-kafe di Bontang. Ia tidak menolak kolaborasi, ia justru merangkulnya agar tradisi tetap memiliki relevansi.

Hasilnya, minat anak muda di Guntung terhadap alat musik tradisional justru melonjak, dibuktikan dengan regenerasi pemain yang kini tak lagi didominasi orang tua, melainkan jemari lincah para remaja yang mulai fasih memetik gambus. Sebuah oase di tengah padang pasir globalisasi. Di sana, prinsip “yang tua mewariskan, yang muda melestarikan” bukan lagi slogan, melainkan sebuah realitas.

Bagi Ridwan secara pribadi, Tingkilan bukan lagi sekadar hobi atau kesibukan mingguan setiap malam Sabtu dan Senin. Ia adalah identitas yang sudah menyatu dalam aliran darahnya, seurat dan senadi. Lahir dari keluarga yang memegang teguh filosofi “hidup beradat, mati beradat” Ridwan memandang setiap pantun dan nada sebagai bagian dari martabat dirinya. Tingkilan telah mengajarkannya tentang konsistensi yang teguh, kesabaran yang luas, dan kepercayaan yang kokoh.

Dukungan dari pemerintah kota dan bantuan CSR perusahaan-perusahaan besar seperti Pupuk Kaltim dan Kaltim Industrial Estate menjadi angin segar bagi Sanggar Kembang Mayang. Namun bagi Ridwan, dukungan terbesar sebenarnya adalah setiap kali ia melihat seorang muridnya berhasil memetik satu nada dengan benar.

Sore itu, saat sinar matahari mulai meredup dan acara di Kelurahan Guntung berangsur sepi, petikan dawai dari jemari Ridwan perlahan ikut melambat, kemudian sunyi. Ia melepaskan senar yang ia jaga sedari tadi dengan penuh kasih. Gambus itu disandarkan, seolah menutup satu babak pertunjukan, namun semangatnya tetap berpijar di udara.

Sebelum kami berpisah, ia menitipkan sebuah pesan dalam bahasa Kutai yang terasa seperti mantra pelindung: “Jangan pucahkan adat budaya etam, karena mon lain etam siapa pula.” Artinya: “Jangan biarkan adat budaya kita rusak atau hilang, karena jika bukan kita yang menjaganya, siapa lagi”.

Kalimat itu menggantung di udara Guntung, menjadi pengingat bagi setiap anak muda bahwa di tangan merekalah nasib melodi-melodi leluhur ditentukan. Di tangan Ridwan Yin Sindat, api itu dipastikan akan terus menyala, menolak untuk padam oleh dinginnya arus modernitas. [RED]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: MusikPelajar Bontang
Previous Post

Neni Soroti Ekspresi Gender Pelajar di Bontang, Guru Diminta Bijak

Next Post

Pengangkatan Kepala SMKN 8 Samarinda Berbau Nepotisme?

BACA JUGA

Bikin SKCK 2026 Bebas Ribet: Ini Syarat, Biaya, dan Cara Daftar Online Lewat HP

Bikin SKCK 2026 Bebas Ribet: Ini Syarat, Biaya, dan Cara Daftar Online Lewat HP

30 Juni 2026 | 23:11
WhatsApp Rilis Fitur Username, Tak Perlu Lagi Bagi Nomor Telepon Pribadi

WhatsApp Rilis Fitur Username, Tak Perlu Lagi Bagi Nomor Telepon Pribadi

30 Juni 2026 | 19:11
Cuma Sampai Besok! Disnaker Bontang Buka Loker Proyek Pupuk Kaltim, Cek Syaratnya!

Cuma Sampai Besok! Disnaker Bontang Buka Loker Proyek Pupuk Kaltim, Cek Syaratnya!

30 Juni 2026 | 16:54
Proyek TA Pupuk Kaltim di Bontang Butuh 32 Welder, Simak Syarat Loker Disini Lowongan Kerja Bontang: Proyek Pabrik Soda Ash Cari 18 Tenaga Kerja Warga Bontang Merapat! Lowongan Kerja Proyek LCO2 PT KPI Dicari 30 Orang Cuma Sampai Besok! Lowongan Kerja Proyek Soda Ash Pupuk Kaltim Bontang Dibuka PT Milda Buka 40 Lowongan Shutdown PT Badak NGL, Prioritas Warga Bontang Lowongan Kerja Bontang; PT KPI Buka 8 Lowongan Field Operator untuk Lulusan SMA/SMK Lowongan Kerja Bontang Dibuka, 63 Posisi Ditempatkan di Pabrik Soda Ash Pupuk Kaltim Info Loker Bontang: Dicari 10 Orang Sekuriti, Tutup sampai 22 April 2026 Proyek Soda Ash Pupuk Kaltim Buka 32 Loker, Prioritas Warga Bontang Info Loker Bontang; PT Milda Cari 6 Helper Material TA Pabrik 7 Pupuk Kaltim Lowongan Kerja di Bontang: 33 Posisi untuk TA di Pabrik Pupuk Kaltim Buruan Daftar! 57 Lowongan Kerja di Pabrik 7 Pupuk Kaltim Bontang, Ditutup 8 April 2026 BGN Buka Lowongan Ahli Gizi di Bontang, Pendaftaran Ditutup 26 Maret 2026 Rumah Sakit Amalia Bontang Buka Lowongan Kerja, Berikut Posisi dan Syaratnya Matahari Citimall Bontang Buka Lowongan Kerja untuk 15 Orang AZKO Bontang Citimall Buka Lowongan Kerja untuk 14 Orang, Berikut Posisi dan Syaratnya! Mie Gacoan Ekspansi ke Sangatta, Lowongan Store Crew Dibuka untuk 40 Orang PT YUM Buka Lowongan Kerja untuk Penempatan di PT KPI Bontang Matahari Citimall Bontang Buka Lowongan Kerja, Dibuka sampai 30 Januari 2025 via Online Rumah Sakit Amalia Bontang Buka Lowongan Ahli Gizi, Cek Kualifikasinya! Dicari 3 Sekuriti Wanita untuk Proyek Badak LNG Bontang, Berikut Kualifikasi dan Persyaratannya RS LNG Badak Bontang Buka Lowongan Kerja untuk Dokter Gigi dan Dokter Umum Dicari 15 Sekuriti di Proyek PT Badak NGL Bontang Ace Hardware Bontang Buka Lowongan Kerja, Dibuka sampai 20 Desember 2024 Yayasan YABIS Bontang Buka Lowongan Kerja untuk Berbagai Posisi, Cek Syarat dan Cara Daftarnya! Bank Mandiri Cabang Lok Tuan Bontang Buka Lowongan Kerja Lowongan Kerja PT Kaltim Nusa Etika untuk Proyek TA PT KMI di Bontang Dibuka Lowongan Kerja Proyek TA Pupuk Kaltim Bontang Rumah Sakit Islam Bontang Buka Lowongan Kerja, Berikut Posisi dan Kualifikasinya Yayasan Vidatra Buka Lowongan Kerja Guru di Bontang, Berikut Kualifikasinya SD Muhammadiyah 2 Bontang Cari Guru Pendamping, Yuk Kirim Lamaranmu! RS Islam Bontang Buka Lowongan untuk Tenaga Medis, Cek Kualifikasinya di Sini Lowongan Kerja Ruang Guru di Bontang, Dibutuhkan Pengajar Aneka Mata Pelajaran PT Kaltim Jasa Sekuriti Bontang Buka Lowongan Pawang Anjing Pelacak, Cek Syaratnya! Lowongan Kerja: BORNEOS.CO Buka Kesempatan untuk 15 Kurir di Kota Bontang, Simak Persyaratannya! Lowongan Kerja PT Eramart Cabang Suryah Bontang, Dibuka sampai 14 Oktober 2024 Apotek Karunia Buka Lowongan Kerja untuk Tenaga Kefarmasian di Bontang, Cek Syarat dan Cara Daftarnya! Dibutuhkan 40 Orang, Lowongan Kerja Terbaru TA Pabrik 5 Pupuk Kaltim Lowongan Kerja di Mie Gacoan Bontang: Dibuka 64 Posisi, Simak Syarat dan Cara Melamarnya! Lowongan Kerja PT Koalisi Tubindo: Dibutuhkan Safetyman dan Helper untuk TA di PT Pupuk Kaltim, Bontang Kesempatan Kerja di PT Kaltim Nusa Etika untuk Tenaga Kerja Perbantuan Proyek di Bontang Lowongan Kerja Terbaru di PT Kaltim Parna Industri, Bontang, Posisi Field Operator untuk Lulusan SMA/SMK Lowongan Kerja di Yayasan Vidatra Bontang, Dibutuhkan Guru Olahraga dan Fisika Lowongan Kerja untuk Perawat Ditempatkan di RS Pupuk Kaltim, Bontang Lowongan Kerja Penata Dapur di RS LNG Badak Bontang, Segera Daftar! Lowongan Kerja Penempatan PT Kaltim Nitrate Indonesia di Bontang Lowongan Kerja Terbaru di Bontang: Dicari 2 Driver Bertugas di PT Samator Gas Industri PT Kaltim Parna Industri Buka Lowongan Kerja sampai 21 Agustus 2024 Pelatihan dan Pemagangan Design Grafis Khusus Warga Bontang, Segera Daftar! SMK Putra Bangsa Bontang Buka Lowongan Kerja, Cari Guru dan Tenaga Perpustakaan Ganesha Operation Bontang Buka Lowongan Pengajar dan Customer Service, Ini Syarat dan Cara Melamarnya Lowongan Kerja Mie Gacoan Bontang, Dicari 130 Orang PT Kaltim Jasa Sekuriti Buka Lowongan Kerja, Butuh 4 Orang Ditempatkan di Bontang Ace Hardware Buka Lowongan Kerja di Bontang, Cek Syarat dan Kualifikasinya Disini! Lowongan Kerja Yayasan Asy Syaamil Bontang, Dicari 14 Orang sampai 2 Agustus 2024 Lowongan Kerja untuk 7 Orang, Penempatan di PT Kaltim Nitrate Indonesia, Cek Syarat dan Kualifikasinya Perusahaan Startup di Bontang Buka Lowongan Kerja sampai 26 Juli 2024, Cek Selengkapnya Disini! Bank Rakyat Indonesia Buka Lowongan Kerja Juli 2024: Cek Posisi, Kualifikasi, dan Cara Pendaftaran Lowongan Kerja di Rumah Sakit Amalia Bontang, Mulai dari Bidan sampai Perawat Lowongan Kerja Menarik dari PT POS Indonesia di Bontang, Kaltim Dibuka sampai 30 Juli 2024

Proyek TA Pupuk Kaltim di Bontang Butuh 32 Welder, Simak Syarat Loker Disini

30 Juni 2026 | 16:38
Kado Hari Bhayangkara, 966 Polisi di Kaltim Naik Pangkat

Kado Hari Bhayangkara, 966 Polisi di Kaltim Naik Pangkat

30 Juni 2026 | 15:48
Lulusan SMA Ingin Karier Pasti? Cek 4 Prodi Unggulan di Kampus Kedinasan STPN

Lulusan SMA Ingin Karier Pasti? Cek 4 Prodi Unggulan di Kampus Kedinasan STPN

30 Juni 2026 | 13:42
Next Post
28 SMK Kesehatan di Kaltim Disiapkan Isi Kebutuhan Tenaga Medis Pengangkatan Kepala SMKN 8 Samarinda Berbau Nepotisme?

Pengangkatan Kepala SMKN 8 Samarinda Berbau Nepotisme?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama Polsek Tabang Gerebek Tambang Emas Ilegal di Kukar, 7 Pekerja Diamankan

Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama

26 Juni 2026 | 23:06
Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim Mati Lampu Tenggarong Kukar Hari Ini: Cek Daftar Wilayah Terdampak di Sini!

Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim

29 Juni 2026 | 19:19
Dikendalikan Buronan, Polda Kaltim Gulung Sindikat Sabu di Bontang

Dikendalikan Buronan, Polda Kaltim Gulung Sindikat Sabu di Bontang

28 Juni 2026 | 13:41
Sekolah Favorit di Kutim Overkapasitas, Disdikbud Garansi Anak Tetap Sekolah Kutai Timur Siapkan Sekolah Rujukan Google di Sangatta

Sekolah Favorit di Kutim Overload, Disdikbud Garansi Anak Tetap Sekolah

28 Juni 2026 | 13:41

Terbaru

Murka Tak Diberi Solar, Komplotan Preman Sungai Mahakam Hajar ABK di Samarinda

Murka Tak Diberi Solar, Komplotan Preman Sungai Mahakam Hajar ABK di Samarinda

1 Juli 2026 | 00:39
Menanti Nyali DPRD Kaltim Gulirkan Kembali Hak Angket Rudy Mas'ud

Menanti Nyali DPRD Kaltim Gulirkan Kembali Hak Angket Rudy Mas’ud

1 Juli 2026 | 00:21
Bikin SKCK 2026 Bebas Ribet: Ini Syarat, Biaya, dan Cara Daftar Online Lewat HP

Bikin SKCK 2026 Bebas Ribet: Ini Syarat, Biaya, dan Cara Daftar Online Lewat HP

30 Juni 2026 | 23:11
Sembako Masih Mahal, Wawali Bontang Kejar Rute Baru Pelabuhan Lok Tuan-Sulbar

Sembako Masih Mahal, Wawali Bontang Kejar Rute Baru Pelabuhan Lok Tuan-Sulbar

30 Juni 2026 | 19:37
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved