PERSOALAN sampah masih menjadi ancaman di banyak kawasan permukiman Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim). Di tengah risiko banjir dan gangguan kesehatan yang terus menghantui, Pemerintah Kelurahan Tanjung Laut Indah mencoba mendorong pendekatan berbeda: membersihkan lingkungan sekaligus memastikan warga lansia tidak luput dari perhatian.
Pendekatan itu terlihat dalam kegiatan Jumat Bersih yang digelar di RT 16, Jumat (8/5/2026). Sekira 50 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari pengurus RT, Forum RT, LPM, PKK, Pokja Sehat, FKPM, aparat kelurahan, hingga unsur Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Namun kegiatan tidak berhenti pada kerja bakti membersihkan lingkungan. Setelah aksi bersih-bersih selesai, aparat kelurahan melanjutkan agenda dengan mendatangi rumah-rumah lansia di RT 20, RT 21, dan RT 23 melalui program “Tengok Tetangga”.
Di sejumlah rumah sederhana yang disambangi, kelurahan menyalurkan bantuan beras 10 kilogram kepada warga lanjut usia yang dinilai membutuhkan. Kegiatan itu sekaligus menjadi cara memantau langsung kondisi warga yang selama ini kerap luput dari perhatian lingkungan sekitar.

Lurah Tanjung Laut Indah, Elis Biantoro, mengatakan persoalan sampah tidak bisa dipandang sebagai urusan sepele. Menurut dia, lingkungan yang tidak terawat dapat memicu persoalan lebih besar, mulai dari banjir hingga masalah kesehatan masyarakat.
“Kami sangat konsen mengatasi permasalahan sampah. Jika dibiarkan, bisa menimbulkan berbagai gangguan, mulai dari banjir hingga masalah kesehatan,” ujar Lurah Elis.
Ia menyebut kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap gerakan “Sampah Itu Tanggung Jawabku” (Gesit) yang digagas Pemerintah Kota Bontang. Namun di tingkat kelurahan, program itu mulai diarahkan bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, melainkan juga memperkuat kepedulian sosial antarwarga.
Saat ini program “Tengok Tetangga” dijalankan dua kali dalam sebulan. Ke depan, pihak kelurahan menargetkan kegiatan itu bisa dilakukan rutin setiap Jumat dengan melibatkan lebih banyak partisipasi warga. [FR]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami


















