PRANALA.co – Sosialisasi bahaya narkoba yang digelar Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba Lok Tuan di wilayah Tembok Berlin, Kelurahan Lok Tuan, Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga malam ini berhasil menarik perhatian puluhan warga setiap malamnya. Mulai dari RT 33 hingga RT 38 Lok Tuan, dengan antusiasme yang tinggi dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua.
Ini merupakan kali pertama sosialisasi narkoba diadakan di Kelurahan Lok Tuan, membuat banyak warga merasakan manfaat besar dari kegiatan ini. “Ini merupakan edukasi tambahan bagi kami warga supaya bisa membentengi diri dan keluarga kami dalam menangkis beredarnya narkoba,” ungkap H. Azis, warga RT 37 Lok Tuan.
Banyak warga berharap kegiatan ini bisa diadakan secara rutin, baik setiap bulan maupun berkala, agar pengetahuan tentang bahaya narkoba semakin meningkat. “Kalau bisa dilaksanakan tiap bulan atau 3 bulan sekali, supaya kita lebih paham karena ini baru pertama dilaksanakan di sini,” ujar Gunawan, warga RT 34.
Acara ini juga dihadiri Kepala BNNK Bontang, Lulyana Ramdhani, M.Tr.AP, dan Kasat Res Narkoba Polres Bontang, AKP Rihard Nixon, yang didampingi Lurah Lok Tuan, Supriyadi, SE, serta Ketua Satgas Anti Narkoba Kelurahan Lok Tuan, Muhammad Kusnadi. Kehadiran mereka membuat sosialisasi ini semakin optimal.
Dalam paparannya, AKP Rihard Nixon tidak hanya mengungkap bahaya narkoba, tetapi juga mengingatkan warga akan bahaya judi online dan penipuan online. “Judi online itu sebuah rekayasa dengan kecanggihan teknologi dibuat untuk menarik dengan tiruan kemenangan yang dipalsukan. Bahkan ada orang dibayar untuk mengaku telah menang,” jelasnya.
AKP Rihard Nixon juga menjelaskan dampak buruk narkoba, termasuk kerugian finansial dan kerusakan mental yang dapat terjadi pada pengguna. “Jika ada anggota keluarga yang terlibat narkoba sudah pasti membuat harta dan simpanan yang dipunya terkuras, pelaku biasanya senang menjual barang-barang yang dimiliki,” ujarnya.
Ia juga memutarkan video tentang situasi di Philadelphia, Amerika Serikat, di mana banyak masyarakat yang sudah seperti zombi akibat penggunaan narkoba.
Sementara itu, Kepala BNNK Bontang, Lulyana Ramdhani, menekankan pentingnya peran serta aktif dari semua pihak dalam upaya pencegahan narkoba.
“Ini pentingnya kemitraan bagi kami selain Satgas Narkoba, kami baru saja membentuk IBM (Intervensi Berbasis Masyarakat), ini bisa mendeteksi dan melayani masyarakat dalam pendampingan pelaporan dan rehabilitasi,” katanya.
Sosialisasi ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan pengetahuan, tetapi juga untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjauhi narkoba demi masa depan yang lebih baik.
“Kami ingin dari keluarga yang komunikatif akan mewujudkan generasi muda yang aktif dan produktif karena didukung dan diberdayakan untuk membuat pilihan yang sehat dan bertanggung jawab,” lanjut Luly.
Dalam menyukseskan sosialisasi bahaya narkoba ini, Satgas Anti Narkoba Kelurahan Lok Tuan mendapat dukungan dari Pupuk Kaltim, PT KPI, serta Babinkamtibmas Lok Tuan, Babinsa Loktuan, LPM Loktuan, Karang Taruna, Ketua-Ketua RT Loktuan, Mahasiswa KKN Unmul, Kelompok IBM, dan Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Bontang.
“Kami ucapkan terima kasih dukungan perusahaan dan kebersamaan para ketua RT yang sudah bekerja keras mengundang warganya masing-masing,” tutup Ketua Satgas Anti Narkoba Lok Tuan, Muhammad Kusnadi. (*)
*) Ikuti berita terbaru PRANALA.co di Google News ketuk link ini dan jangan lupa difollow


















Comments 2