KEJAR-KEJARAN mewarnai patroli dini hari di Jalan Poros Makassar–Parepare, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, Rabu (22/4/2026). Dua pria yang mencoba kabur dari pemeriksaan polisi akhirnya ditangkap, bersama barang bukti sabu seberat 0,25 gram yang disembunyikan di dalam kendaraan.
Peristiwa bermula saat personel Unit Turjawali Satlantas Polres Pangkep menjalankan Blue Light Patrol, patroli rutin yang biasanya berfokus pada pencegahan kecelakaan dan gangguan lalu lintas. Di tengah jalan, petugas menemukan sebuah kendaraan roda enam berhenti tidak wajar di badan jalan.
Saat hendak diperiksa, pengemudi justru tancap gas. Ia tidak mengindahkan peringatan petugas, bahkan sempat menyerempet mobil patroli. Situasi yang semula tenang berubah tegang. Polisi pun melakukan pengejaran hingga kendaraan itu akhirnya dihentikan di lampu merah simpang empat Labakkang.
Di dalam kendaraan, dua pria diamankan. Pemeriksaan cepat di lokasi mengungkap adanya sabu dan alat hisap yang disembunyikan di bawah kursi sopir. Barang bukti itu kemudian diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.
Kasat Lantas Polres Pangkep, AKP Adnan Leppang, menyebut patroli yang dilakukan memang dirancang untuk menjaga situasi tetap kondusif. Namun, temuan di lapangan kerap berkembang di luar dugaan.
“Patroli ini untuk memastikan keamanan dan ketertiban, tapi di lapangan bisa saja menemukan potensi tindak pidana lain,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Penanganan kasus kemudian dilimpahkan ke Satuan Reserse Narkoba. Dari hasil interogasi awal, kedua pria tersebut mengaku mendapatkan sabu melalui transaksi di Instagram, mengindikasikan pola peredaran narkotika yang semakin memanfaatkan media sosial.
Kapolres Pangkep, AKBP Muhammad Husni Ramli, menilai kejadian ini menunjukkan bahwa aktivitas kriminal dapat muncul di ruang-ruang yang tidak terduga, termasuk di jalur lalu lintas yang diawasi rutin. Ia menyebut anggotanya akan diberikan penghargaan atas respons cepat di lapangan.
Kasus ini masih dikembangkan untuk menelusuri asal barang dan kemungkinan jaringan di baliknya. Polisi memastikan patroli malam akan terus ditingkatkan, bukan hanya untuk menekan pelanggaran lalu lintas, tetapi juga mengantisipasi peredaran narkotika yang kian adaptif terhadap teknologi. [IR]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















