PELARIAN panjang MI (31) akhirnya menemui jalan buntu. Pria yang lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena diduga kuat menjadi bandar sabu di Kota Bontang ini diringkus polisi tanpa perlawanan.
Petugas dari Satpolair Polres Bontang menyergap MI saat dirinya sedang berada di sebuah bengkel di Jalan Ir Juanda, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, Rabu (17/6/2026) sekira pukul 18.00 Wita.
MI tidak berkutik ketika polisi mengepung area bengkel tempatnya bersandar. Pria ini merupakan target operasi yang licin dan dicari sejak dua laporan polisi terkait kasus narkotika mencuat pada April 2026 lalu.
Kapolres Bontang melalui Kasat Polair AKP Fahrudi membeberkan bahwa M.I bukan sekadar pengguna. Dari hasil penyidikan mendalam, peran pria 31 tahun ini terbilang sentral dalam peredaran barang haram tersebut.
MI diduga kuat merupakan bandar besar sekaligus penyalur utama sabu kepada para tersangka lain yang sudah lebih dulu mendekam di balik jeruji besi.
“Penangkapan DPO ini hasil pengembangan dari dua perkara narkotika sebelumnya. Kami menduga yang bersangkutan berperan sebagai penyalur dalam jaringan peredaran sabu,” ujar AKP Fahrudi.
Perburuan terhadap MI membuahkan hasil setelah polisi menerima informasi akurat dari masyarakat sekitar. Informasi itu langsung dipadukan dengan hasil penyelidikan berkesinambungan oleh personel Satpolair di lapangan.
Begitu MI diamankan, petugas langsung melakukan penggeledahan di lokasi bengkel. Dari tangan tersangka, polisi menyita satu unit telepon genggam merek Vivo V40 Lite warna hitam yang diduga digunakan untuk bertransaksi.
Tak berhenti di situ, polisi langsung bergerak menggeledah rumah tinggal M.I. Di sana, petugas menemukan satu buah alat hisap sabu alias bong beserta sebuah korek api gas warna biru.
AKP Fahrudi menegaskan, keberhasilan meringkus M.I menjadi bukti nyata bahwa kepolisian tidak akan tinggal diam membiarkan peredaran narkotika merusak generasi muda di Bontang.
“Satpolair Polres Bontang akan terus melakukan pengembangan untuk memutus mata rantaian peredaran narkoba di Kota Bontang. Kami tidak akan memberi ruang bagi para pelaku,” tegasnya.
Kini, petualangan MI di dunia hitam terhenti total. Ia bersama seluruh barang bukti telah dibawa ke Markas Polres Bontang untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi saat ini tengah memburu jaringan di atas M.I untuk membongkar tuntas akar peredaran narkoba tersebut hingga ke hulu. [RE]
Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami















