Pranala.co, PANGKEP — Jalan poros Makassar–Pangkep kembali jadi perhatian publik. Di depan SPBU PT Haji Hanafi, tepat di perbatasan Maros–Pangkep, lubang-lubang besar menganga di badan jalan. Setiap hari, ribuan kendaraan melintas di jalur ini. Setiap hari pula, potensi kecelakaan mengintai.
Ketua Komisi II DPRD Pangkep dari Fraksi Gerindra, Lutfi Hanafi, ikut angkat suara. Ia menyebut kondisi jalan itu sudah terlalu membahayakan. Sentilannya diarahkan langsung ke Balai Jalan dan Jembatan Sulawesi Selatan.
“Ini jalan nasional. Tanggung jawab balai. Kerusakannya sudah sangat membahayakan. Harus segera diperbaiki sebelum ada korban lebih parah,” kata Lutfi.
Menurutnya, titik lubang di depan SPBU itu sudah berkali-kali memakan korban. Pengendara motor terjatuh. Pengendara mobil pun kerap mengalami pecah ban setelah menghantam lubang yang tak terlihat saat malam atau saat hujan.
Warga yang melintas pun makin resah. Mereka berharap perbaikan tidak lagi ditunda. Jalur Makassar–Pangkep adalah urat nadi transportasi antar kabupaten. Volume kendaraannya tinggi. Setiap penundaan berarti menambah risiko kecelakaan.
Hingga kini, pengendara masih diminta ekstra hati-hati. Lubang-lubang itu masih mengintai, menunggu sentuhan perbaikan dari pihak berwenang. Perbaikan yang terus ditagih. Perbaikan yang dinanti, sebelum jatuh korban berikutnya. (ADS)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami









