• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 8, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

BREAKING NEWS: Diduga PHK Pekerja Lokal Kutim, PT Pama Didemo Besar-besaran di Sangatta

Suriadi Said by Suriadi Said
20 Mei 2026 | 10:16
Reading Time: 2 mins read
0
Perda soal Kuota Tenaga Kerja Lokal 80:20 di Kutim Mandul? VIDEO: Pekerja Lokal Dirumahkan, Massa Datangi Pama hingga Kantor Bupati Kutim BREAKING NEWS: Diduga PHK Pekerja Lokal Kutim, PT Pama Didemo Besar-besaran di Sangatta

Puluhan anggota Ormas Remaong Koetai Berjaya (RKB) menggeruduk kantor PT. Pama Persada Nusantara site KPC. Foto Hafif/Pranala.co

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

GELOMBANG protes terhadap pemutusan hubungan kerja (PHK) pekerja lokal menggema di Kutai Timur (Kutim), Rabu (20/5/2026). Ratusan massa dari Remaong Koetai Berjaya (RKB) Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura turun ke jalan dan mendatangi tiga titik sekaligus, mulai dari kantor PT Pama Persada Nusantara Site KPC Sangatta, DPRD Kutai Timur, hingga Kantor Bupati Kutai Timur.

Aksi itu dipicu laporan sejumlah warga Sangatta dan Bengalon yang mengaku kehilangan pekerjaan di perusahaan kontraktor tambang tersebut. Di saat pekerja lokal disebut dirumahkan, perusahaan justru dituding masih mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah. Isu itu menjadi sorotan utama dalam demonstrasi.

PILIHAN REDAKSI

Izin IUP Kaltim Menggantung 6 Bulan, 1.500 Pekerja Tambang Kena PHK, Ekonomi Warga Lumpuh

Izin IUP Kaltim Menggantung 6 Bulan, 1.500 Pekerja Tambang Kena PHK, Ekonomi Warga Lumpuh

6 Juli 2026 | 09:36
Kutim Terancam Badai PHK Tambang, Bupati Siap 'Melawan' ke Jakarta Pekan Depan

Kutim Terancam Badai PHK Tambang, Bupati Siap ‘Melawan’ ke Jakarta Pekan Depan

19 Juni 2026 | 15:33

“Kami menerima laporan dari keluarga besar eks pekerja lokal PT PAMA terkait pemberhentian sepihak tanpa transparansi,” kata Ketua RKB Kutai Timur, Fauzi, di sela aksi.

Menurut Fauzi, keresahan masyarakat tidak hanya soal PHK, tetapi juga menyangkut peluang kerja warga lokal di daerah tambang. Kutai Timur selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah industri batu bara terbesar di Kalimantan Timur, namun sebagian warga merasa belum sepenuhnya menikmati dampak ekonomi dari aktivitas industri tersebut.

“Di sisi lain, perusahaan justru memobilisasi pekerja dari luar daerah. Ini yang menjadi keberatan masyarakat,” ujarnya.

Dalam aksinya, massa membawa dua tuntutan utama. Mereka meminta PT Pama Persada Nusantara menghentikan PHK terhadap tenaga kerja lokal dan mempekerjakan kembali karyawan yang telah dirumahkan. Selain itu, mereka mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait membatasi masuknya tenaga kerja dari luar Kutai Timur.

Isu tenaga kerja lokal memang kerap menjadi persoalan sensitif di kawasan industri tambang. Tingginya aktivitas investasi tidak selalu sejalan dengan besarnya penyerapan pekerja dari masyarakat sekitar. Kondisi itu kerap memicu ketegangan sosial, terutama ketika gelombang PHK terjadi.

Fauzi menilai perusahaan dan pemerintah daerah perlu memberikan kepastian terhadap perlindungan tenaga kerja lokal. Menurut dia, masyarakat di sekitar kawasan tambang seharusnya mendapat prioritas dalam akses pekerjaan.

View this post on Instagram

“Jangan sampai masyarakat lokal hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri. Penyerapan tenaga kerja lokal harus diutamakan,” tegasnya.

Hingga aksi berlangsung, belum ada pernyataan resmi dari PT Pama Persada Nusantara terkait tudingan PHK sepihak maupun tuntutan massa.

Sementara itu, demonstrasi berjalan dengan pengawalan aparat keamanan dan sempat menyedot perhatian pengguna jalan di kawasan Sangatta. [HAF]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Pekerja LokalPekerja Tambang
Previous Post

Nelayan Bontang Hilang 10 Hari di Laut, Pergi Sendiri Tanpa Ponsel

Next Post

Pernah Bangun Kutim dari Masa Awal, Mantan Sekdakab Sjafruddin Ahmad Meninggal Dunia

BACA JUGA

Pantas Saja Sering Mati Lampu, Pasokan Batu Bara PLTU Ternyata Dikorupsi!

Pantas Saja Sering Mati Lampu, Pasokan Batu Bara PLTU Ternyata Dikorupsi!

8 Juli 2026 | 00:17
GMNI Kutim Desak DLH Kaltim Buka Dokumen Limbah B3 RSUD Kudungga ke Publik

GMNI Kutim Desak DLH Kaltim Buka Dokumen Limbah B3 RSUD Kudungga ke Publik

7 Juli 2026 | 22:30
Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

7 Juli 2026 | 21:49
Bikin Anak Kecanduan Membaca, Intip Serunya Program Lintas Benua Bunda PAUD Bontang

Bikin Anak Kecanduan Membaca, Intip Serunya Program Lintas Benua Bunda PAUD Bontang

7 Juli 2026 | 18:30
Kontraktor Menjerit! Samarinda Terlilit Utang Proyek Rp 290 Miliar, Terowongan Belum Lunas Ganti Rugi Terowongan Samarinda Belum Tuntas, Warga Tolak Rp9 Juta

Kontraktor Menjerit! Samarinda Terlilit Utang Proyek Rp290 Miliar, Terowongan Belum Lunas

7 Juli 2026 | 17:35
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
Next Post
Pernah Bangun Kutim dari Masa Awal, Mantan Sekdakab Sjafruddin Ahmad Meninggal Dunia

Pernah Bangun Kutim dari Masa Awal, Mantan Sekdakab Sjafruddin Ahmad Meninggal Dunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Satpol PP Tegur Indomaret di Jalan MH Thamrin Bontang, Trotoar Dirombak Tak Sesuai Aturan

Satpol PP Tegur Indomaret di Jalan MH Thamrin Bontang, Trotoar Dirombak Tak Sesuai Aturan

2 Juli 2026 | 19:03
Harga Tiket Pesawat Samarinda Masih Mahal, Padahal Avtur Sudah Turun 10 Persen Tiket Pesawat dari Samarinda Naik, Ada yang Capai Rp4,8 Juta Tarif Pesawat dari Samarinda Naik, Ada yang Capai Rp4,8 Juta Dijadwalkan Februari 2026, Bandara APT Pranoto Samarinda Siap Buka Rute Internasional

Harga Tiket Pesawat Samarinda Masih Mahal, Padahal Avtur Sudah Turun 10 Persen

3 Juli 2026 | 19:20
Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

6 Juli 2026 | 13:24
APBD Kutim 2026 Mandek, Dewan Meradang TAPD Tiga Kali Mangkir Rapat

APBD Kutim 2026 Mandek, Dewan Meradang TAPD Tiga Kali Mangkir Rapat

3 Juli 2026 | 16:43

Terbaru

Pantas Saja Sering Mati Lampu, Pasokan Batu Bara PLTU Ternyata Dikorupsi!

Pantas Saja Sering Mati Lampu, Pasokan Batu Bara PLTU Ternyata Dikorupsi!

8 Juli 2026 | 00:17
Rapuh di Belakang, Argentina Waswas Teror Mo Salah Jelang Lawan Mesir

Rapuh di Belakang, Argentina Waswas Teror Mo Salah Jelang Lawan Mesir

8 Juli 2026 | 00:06
GMNI Kutim Desak DLH Kaltim Buka Dokumen Limbah B3 RSUD Kudungga ke Publik

GMNI Kutim Desak DLH Kaltim Buka Dokumen Limbah B3 RSUD Kudungga ke Publik

7 Juli 2026 | 22:30
Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

7 Juli 2026 | 21:49
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved