KELURAHAN Makroman membawa persoalan klasik kawasan perbatasan ke meja Pemerintah Kota Samarinda. Dalam pertemuan bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Samarinda Neneng Chamelia Shanti, Selasa (19/5/2026), pemerintah kelurahan menyoroti kebutuhan mendesak penguatan infrastruktur dan pelayanan publik di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) itu.
Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Sekda, Lantai II Balai Kota Samarinda. Hadir dalam agenda tersebut Lurah Makroman Eka Putra Jaya bersama jajaran pejabat struktural kelurahan.
Di balik pembangunan kantor lurah baru pada 2025 lalu, Makroman masih menghadapi tantangan pelayanan yang tidak ringan. Wilayah yang berada di ujung administrasi Kota Samarinda itu harus melayani kebutuhan masyarakat perbatasan dengan dukungan sumber daya yang terbatas.
Saat ini, pelayanan pemerintahan di Kelurahan Makroman hanya ditopang 16 pegawai. Padahal, kawasan perbatasan kerap menghadapi persoalan akses layanan, kebutuhan fasilitas penunjang, hingga tekanan pertumbuhan wilayah yang terus meningkat.
Dalam pertemuan itu, pihak kelurahan menyampaikan sejumlah kebutuhan prioritas yang dinilai penting agar pelayanan masyarakat tidak tertinggal dibanding wilayah lain di pusat kota. Infrastruktur penunjang menjadi salah satu fokus utama yang dibahas.
Sekda Samarinda Neneng Chamelia Shanti mengatakan pemerintah kota akan memetakan kebutuhan tersebut berdasarkan tingkat prioritas dan kondisi riil di lapangan.
“Kami berterima kasih atas masukan dan laporan langsung dari lapangan. Pemerintah Kota berkomitmen untuk melihat skala prioritas kebutuhan ini,” ujar Neneng.
Respons itu tidak berhenti di ruang rapat. Sekda berencana turun langsung meninjau Kantor Lurah Makroman dalam waktu dekat untuk melihat kondisi kawasan perbatasan secara langsung.
Langkah tersebut dinilai penting karena wilayah perbatasan kerap menghadapi tantangan berbeda dibanding kawasan perkotaan di pusat Samarinda.
Selain persoalan infrastruktur, kebutuhan pelayanan publik juga terus meningkat seiring perkembangan permukiman dan mobilitas warga di kawasan perbatasan Samarinda-Kukar. [RIL/DIAS]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami
















