SATU per satu adegan rekonstruksi diperagakan polisi, Selasa (19/5/2026) di Jalan KS Tubun Gang Bersama 7 RT 32, Kelurahan Api-Api, Bontang Utara. Misteri kematian Ri, pria yang tewas saat diduga mencuri mangga, mulai menemukan titik terang.
Sebanyak 37 adegan diperagakan dalam rekonstruksi kasus tersebut. Fokus perhatian tertuju pada MT (23), rekan korban yang selama ini disebut-sebut mengetahui detik-detik terakhir Ri sebelum meninggal dunia.
Dari rangkaian adegan yang diperagakan, polisi menyimpulkan tidak ditemukan unsur penganiayaan dalam peristiwa itu. Ri disebut jatuh sendiri dari pohon mangga yang dipanjatnya sebelum akhirnya dilarikan warga ke rumah sakit.
“Dari seluruh adegan yang diperagakan, tidak ada indikasi pemukulan. Korban jatuh sendiri dan warga sempat membantu membawa ke rumah sakit,” kata Kanit Pidum Satreskrim Polres Bontang, Ipda Markus Sihotang.
Namun, rekonstruksi justru membuka fakta baru terkait sikap MT setelah korban terjatuh. Jika sebelumnya ia mengaku sempat memeriksa kondisi Ri, dalam adegan rekonstruksi terlihat MT langsung panik dan melarikan diri dari lokasi.
Polisi menyebut perubahan keterangan itu menjadi bagian penting dalam pendalaman kasus. Dalam salah satu adegan, MT hanya terlihat mencoba menarik tubuh korban sesaat setelah jatuh. Karena Ri tidak merespons, ia kemudian meninggalkan lokasi.
“Dia sempat mencoba menarik korban, tapi setelah tidak ada respons, dia langsung kabur,” ujar Markus.
Kehadiran keluarga korban di lokasi rekonstruksi membuat suasana sempat tegang. Mereka menyaksikan langsung setiap adegan yang diperagakan para saksi dan pemeran pengganti korban.
Polisi menilai keterlibatan keluarga penting untuk memastikan proses berjalan terbuka sekaligus menjawab spekulasi yang sempat berkembang di masyarakat.
Kasus ini sebelumnya menyita perhatian warga Bontang setelah muncul dugaan adanya aksi kekerasan di balik kematian Ri. Namun, hasil rekonstruksi sementara mengarah pada kesimpulan bahwa korban meninggal akibat terjatuh saat berusaha mengambil mangga.
Polisi menyatakan penyelidikan tetap berlanjut dengan mengacu pada keterangan saksi dan hasil rekonstruksi di lapangan. [NIUS]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

















