MANGGA muda mendadak jadi komoditas panas di Bontang, Kalimantan Timur. Bukan cuma diburu pembeli rujak dan sambal pencit, buah muda ini juga diduga memicu maraknya aksi pencurian.
Ingatan warga bahkan belum hilang dari kasus seorang pria yang meninggal dunia di Jalan KS Tubun, diduga saat hendak mengambil mangga belum lama ini.
Kini muncul pertanyaan baru: kenapa mangga muda begitu “berharga” di Bontang?
Fenomena maling mangga sebenarnya bukan cerita baru. Hampir setiap daerah pernah mengalaminya. Namun di Bontang, kasus ini terasa berbeda.
Ada trauma yang masih tertinggal di kepala warga. Kasus meninggalnya seorang pria yang diduga hendak mengambil mangga di kawasan Jalan KS Tubun masih sering diperbincangkan.
Di tengah cerita itu, Redaksi Pranala.co mencoba menelusuri satu hal sederhana: berapa sebenarnya harga mangga muda di Bontang? Hasilnya cukup mengejutkan.
Di Pasar Citra Mas Lok Tuan, harga mangga muda berkisar Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per kilogram. Jumlah itu hanya mendapatkan sekira dua sampai tiga buah ukuran sedang.
“Kalau biasanya saya jual Rp20 ribuan per kilogram. Harganya juga enggak menentu, tergantung stok aja Mas,” kata seorang pedagang sayur yang meminta namanya tidak ditulis, Kamis (21/5/2026).
Di Pasar Taman Rawa Indah atau Pasar Tamrin, harga mangga muda bahkan lebih tinggi. Tergantung jenis dan kualitasnya, harga bisa menyentuh Rp35 ribu per kilogram.
Angka itu membuat mangga muda tak lagi dipandang sekadar pelengkap rujak.
“Biasanya sehari ada saja laku sampai 4-5 kilogram lah. Enggak menentu juga,” ujar Farida, pedagang sayur paruh baya di Pasar Tamrin.
Farida mengaku mendapat pasokan dari tengkulak yang rutin datang seminggu sekali. Harga kulakan yang ia dapat sekitar Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per kilogram.
Namun belakangan, ia mulai lebih waspada. Sebab pernah ada anak muda yang datang menawarkan mangga dengan harga jauh lebih murah.
“Katanya jual murah. Tapi saya enggak ambil. Takut Mas kalau curian. Saya juga tahu kok berita-beritanya,” katanya.
Di Bontang, mangga muda memang punya pasar sendiri. Buah ini menjadi bahan favorit untuk rujak, sambal pencit, hingga manisan rumahan.
Permintaannya cenderung stabil. Bahkan meningkat saat cuaca panas atau musim tertentu. Tak hanya soal rasa asam segar, mangga muda juga dipercaya punya banyak manfaat kesehatan.
Mulai dari meningkatkan daya tahan tubuh, membantu pencernaan, hingga menjaga kesehatan hati. Namun ketika tingginya permintaan bertemu harga yang terus naik, muncul persoalan lain di lapangan.
Mangga muda perlahan berubah menjadi komoditas yang menggiurkan. Dan di beberapa kasus, jalan pintas berupa pencurian diduga mulai dianggap “menguntungkan”. [RED]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami















