• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 12, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Wali Kota Neni Tantang Camat dan Lurah Bersihkan Bontang Kurun Tiga Bulan, Hadiahnya Rp500 Juta

Suriadi Said by Suriadi Said
21 Mei 2026 | 16:53
Reading Time: 2 mins read
0
Wali Kota Neni Tantang Camat dan Lurah Bersihkan Bontang Kurun Tiga Bulan, Hadiahnya Rp500 Juta Sampah Kepung Pesisir Bontang, Lurah Tanjung Laut Indah Pimpin Aksi Bersih Libatkan Warga

Lurah Tanjung Laut Indah, Elis Biantoro memimpin langsung aksi bersih-bersih, Jumat (24/4/2026). [Fahrul/Pranala.co]

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BAGI sebagian warga, persoalan sampah mungkin terlihat sepele. Tapi bagi Pemerintah Kota Bontang, masalah itu kini menjadi pertaruhan serius.

Bukan hanya soal lingkungan. Tapi juga soal kesehatan, wajah kota, hingga kualitas hidup masyarakat.

PILIHAN REDAKSI

Kisah "Tengok Tetangga" di Bontang Kuala, Urunan Gaji demi Lansia Sakit

Kisah “Tengok Tetangga” di Bontang Kuala, Urunan Gaji demi Lansia Sakit

10 Juli 2026 | 20:16
Bergerak Mandiri, Remaja Berbas Pantai Bontang jadi Benteng Lawan Narkoba

Bergerak Mandiri, Remaja Berbas Pantai Bontang jadi Benteng Lawan Narkoba

22 Juni 2026 | 19:55

Karena itu, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengambil langkah yang cukup berani. Ia menyiapkan reward hingga Rp500 juta bagi camat dan lurah yang dinilai berhasil menangani persoalan sampah dan stunting di wilayahnya.

Pernyataan itu disampaikan Neni usai penandatanganan perjanjian kinerja bersama camat, lurah, dan kepala puskesmas, Kamis (21/5/2026).

Neni menegaskan, penghargaan tersebut tidak diberikan asal-asalan. Semua akan berbasis capaian kinerja yang terukur dan bisa dipertanggungjawabkan.

“Bagi wilayah, camat, lurah yang berhasil menangani masalah sampah dan stunting, kita akan memberikan insentif Rp500 juta,” ujar Neni.

Menurut dia, indikator penilaian tengah disusun agar proses evaluasi berjalan objektif.

Penilaian itu nantinya melibatkan lintas sektor. Mulai dari dinas terkait hingga puskesmas.

Langkah tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa Pemkot Bontang ingin mengubah pola kerja birokrasi dari sekadar administratif menjadi berbasis hasil nyata di lapangan.

Meski optimistis, Neni mengaku persoalan sampah belum sepenuhnya selesai.

Dalam sejumlah kunjungan langsung ke RT dan kelurahan, ia masih menemukan titik-titik yang dipenuhi sampah.

Namun, ia juga melihat perubahan mulai terjadi di beberapa wilayah. Kelurahan Gunung Telihan menjadi salah satu contoh yang disebut mengalami kemajuan cukup signifikan.

“Saya sering turun langsung ke RT dan wilayah kelurahan. Masih ada sampah, tapi sekarang sudah banyak perubahan. Seperti di Telihan, alhamdulillah sudah bersih,” katanya.

Di balik tumpukan sampah, ada persoalan yang lebih rumit: perilaku masyarakat. Neni mengakui, mengubah kebiasaan warga bukan pekerjaan mudah.

Karena itu, ia meminta seluruh aparat wilayah tidak menyerah dan terus membangun kesadaran masyarakat.

“Merubah perilaku itu sangat sulit, tapi jangan menyerah. Kita harus sabar karena ini bagian dari tanggung jawab kita kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya menghidupkan kembali budaya gotong royong.

Menurutnya, kebersihan lingkungan tidak mungkin hanya dibebankan kepada pemerintah.

Dalam arahannya, Neni meminta para camat dan lurah tidak hanya memberi instruksi dari kantor. Mereka diminta turun langsung memimpin gerakan kebersihan lingkungan.

Mulai dari memastikan saluran air tidak tersumbat hingga mengantisipasi genangan dan banjir. Dalam tiga bulan ke depan, penanganan sampah di Bontang harus menunjukkan hasil yang terukur.

Karena itu, seluruh camat dan lurah diminta menyusun target kerja masing-masing dan mempresentasikannya kepada Sekretaris Daerah.

“Saya minta camat dan lurah menyusun rencana kerja dan targetnya. Lalu dipresentasikan kepada Sekretaris Daerah,” ucap Neni.

Selain fokus pada penanganan sampah, Pemkot Bontang juga menaruh perhatian besar pada persoalan stunting.

Masalah ini dianggap jauh lebih serius karena menyangkut masa depan generasi muda.

Karena itu, pendekatan yang dilakukan bukan hanya penanganan teknis, tetapi juga edukasi masyarakat.

Warga didorong mulai menerapkan konsep 3R—Reduce, Reuse, Recycle—untuk mengurangi produksi sampah rumah tangga.

Bagi Pemkot Bontang, perubahan harus dimulai sekarang. Sebab jika tidak, persoalan lingkungan dan kesehatan akan terus menjadi beban jangka panjang kota.

“Kalau tidak mulai dari sekarang, kapan lagi. Ini tanggung jawab kita bersama untuk mewujudkan Bontang yang lebih baik,” pungkasnya. [FR]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Bessai BerintaJumat BersihStunting
Previous Post

Ratusan Massa Kepung Kantor Gubernur Kaltim, Bawa “Rapor Merah” 36 Halaman

Next Post

PAMA Kutim Tertekan, 400 Pekerja Dikurangi saat Area Tambang Menyusut

BACA JUGA

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bocah Hilang Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan Ditemukan Meninggal Dunia

Bocah Hilang Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan Ditemukan Meninggal Dunia

12 Juli 2026 | 13:21
4 Anak Terseret Ombak di Pantai Kemala Balikpapan, Satu Masih Dicari

4 Anak Terseret Ombak di Pantai Kemala Balikpapan, Satu Masih Dicari

11 Juli 2026 | 22:01
Modal Gunting Besi, Pria di Kutim Gasak 18 Tabung Gas Melon

Modal Gunting Besi, Pria di Kutim Gasak 18 Tabung Gas Melon

11 Juli 2026 | 21:45
Sering Bikin Pengendara Celaka, Tonjolan Cor Jalan S Parman Bontang Mulai Dilandaikan

Sering Bikin Pengendara Celaka, Tonjolan Cor Jalan S Parman Bontang Mulai Dilandaikan

11 Juli 2026 | 18:13
Guru Honorer Kutim Bantah Isu TPP Macet 4 Bulan, Forum: Dibayar Rutin 1.076 Guru Honorer di Kutim, Hanya 795 Bisa Diusulkan jadi PPPK

Guru Honorer Kutim Bantah Isu TPP Macet 4 Bulan, Forum: Dibayar Rutin

11 Juli 2026 | 17:46
Next Post
PAMA Kutim Tertekan, 400 Pekerja Dikurangi saat Area Tambang Menyusut

PAMA Kutim Tertekan, 400 Pekerja Dikurangi saat Area Tambang Menyusut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

6 Juli 2026 | 13:24
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
Kabar Duka: Kepala BPKAD Bontang Syahbirin Meninggal di Ruang Kerja

Kabar Duka: Kepala BPKAD Bontang Syahbirin Meninggal di Ruang Kerja

6 Juli 2026 | 15:55
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11

Terbaru

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Direksi Baru Pupuk Kaltim Tancap Gas, Rafli Yandra Siapkan Strategi Hadapi Persaingan Global

Direksi Baru Pupuk Kaltim Tancap Gas, Rafli Yandra Siapkan Strategi Hadapi Persaingan Global

12 Juli 2026 | 16:19
Bocah Hilang Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan Ditemukan Meninggal Dunia

Bocah Hilang Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan Ditemukan Meninggal Dunia

12 Juli 2026 | 13:21
Lautan Manusia di Balikpapan, 20 Ribu Warga Padati HUT ke-68 Kodam VI/Mulawarman

Lautan Manusia di Balikpapan, 20 Ribu Warga Padati HUT ke-68 Kodam VI/Mulawarman

12 Juli 2026 | 11:52
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved