AKTIVITAS lalu lintas di Kecamatan Segeri, Pangkep, Rabu (21/5/2026), sempat diwarnai kepanikan setelah tumpahan solar membuat badan jalan berubah licin dan membahayakan pengendara. Sejumlah pengguna sepeda motor terlihat memperlambat laju kendaraan saat melintas di lokasi demi menghindari risiko tergelincir.
Situasi itu terjadi di salah satu ruas jalan di wilayah Segeri. Tumpahan bahan bakar yang menyebar di permukaan aspal memicu potensi kecelakaan lalu lintas, terutama bagi kendaraan roda dua yang paling rentan kehilangan keseimbangan di jalan licin.
Kondisi tersebut membuat personel Satuan Lalu Lintas Polsek Segeri bersama petugas Pemadam Kebakaran bergerak cepat menuju lokasi. Petugas langsung melakukan pengamanan dan mengatur arus kendaraan agar antrean maupun risiko kecelakaan tidak semakin besar.
Di tengah lalu lintas yang tetap berjalan, polisi dan petugas Damkar bahu-membahu menutup permukaan solar menggunakan pasir serta membersihkan area terdampak dengan peralatan pendukung. Upaya itu dilakukan untuk mengurangi licinnya jalan agar kembali aman dilintasi masyarakat.
Pengendara yang melintas juga diminta menurunkan kecepatan dan menjaga jarak aman. Imbauan tersebut diberikan karena sisa solar di permukaan jalan masih berpotensi menyebabkan kendaraan selip, terutama saat pengendara melakukan pengereman mendadak.
Kapolsek Segeri IPTU Ahmad Baharuddin T, mengatakan penanganan cepat dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di lokasi. Menurut dia, keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan situasi darurat di jalan raya.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kehadiran personel bersama Damkar di lokasi merupakan bentuk sinergitas dan kepedulian dalam mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” kata Ahmad Baharuddin.
Setelah proses pembersihan selesai dilakukan, kondisi jalan di wilayah Segeri berangsur normal. Arus lalu lintas kembali lancar dan pengendara dapat melintas dengan lebih aman. [IR]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami
















