• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 11, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Demo 215 Meledak di Samarinda, Disabilitas Kaltim Tagih Janji dan BST yang Hilang

Suriadi Said by Suriadi Said
21 Mei 2026 | 16:17
Reading Time: 2 mins read
0
Demo 215 Meledak di Samarinda, Disabilitas Kaltim Tagih Janji dan BST yang Hilang

Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim bersama berbagai elemen sipil menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran yang dikenal sebagai Demo 215 pada Kamis (21/05/2026). Foto Cintia/Pranala.co

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

RIBUAN suara kecewa pecah di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis (21/5/2026). Di tengah terik Samarinda, penyandang disabilitas turun ke jalan. Mereka menuntut hak bantuan sosial yang tiba-tiba menyusut drastis, dari 6.000 penerima menjadi hanya 500 orang.

Aksi bertajuk Demo 215 itu berubah menjadi luapan kemarahan publik terhadap kebijakan anggaran Pemprov Kaltim. Massa mulai bergerak sejak pagi.

PILIHAN REDAKSI

80 Tahun Mengabdi, Gubernur Rudy Mas'ud Puji Peran Humanis Polda Kaltim Jaga Stabilitas

80 Tahun Mengabdi, Gubernur Rudy Mas’ud Puji Peran Humanis Polda Kaltim Jaga Stabilitas

1 Juli 2026 | 16:44
Menanti Nyali DPRD Kaltim Gulirkan Kembali Hak Angket Rudy Mas'ud

Menanti Nyali DPRD Kaltim Gulirkan Kembali Hak Angket Rudy Mas’ud

1 Juli 2026 | 00:21

Titik awalnya dari Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim. Lalu gelombang demonstran bergerak menuju Kantor Gubernur Kaltim di Samarinda.

Spanduk dibentangkan. Pengeras suara bergema. Namun yang paling menyita perhatian justru barisan penyandang disabilitas yang ikut berdiri di tengah kerumunan aksi.

Mereka datang bukan sekadar membawa tuntutan. Mereka membawa rasa kecewa yang lama dipendam.

Wakil Ketua Forum Peduli Penyandang dan Atlet Disabilitas Provinsi Kaltim, Muhammad Ilham, menjadi salah satu suara paling lantang dalam aksi tersebut.

Di atas mobil komando, Ilham mempertanyakan hilangnya hak ribuan penyandang disabilitas yang sebelumnya rutin menerima Bantuan Sosial Terencana (BST).

“Penyandang disabilitas yang sebelumnya menerima BST berjumlah 6.000 orang, ternyata kemarin hanya 500 orang yang dapat. Ke mana alokasi untuk 5.500 orang lainnya?” kata Ilham di hadapan massa.

Ia menyebut alasan efisiensi anggaran tidak masuk akal.

Terlebih, di saat yang sama muncul sorotan terhadap sejumlah fasilitas pejabat yang dinilai mewah dan tidak sensitif terhadap kondisi masyarakat kecil.

Salah satu yang paling disorot massa adalah pengadaan kursi pijat senilai Rp125 juta.

Bagi massa aksi, angka itu terasa menyakitkan ketika ribuan penyandang disabilitas justru kehilangan bantuan sosial.

Ilham menyebut anggaran sebesar itu seharusnya bisa dialihkan untuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat disabilitas.

“Kenapa anggaran itu tidak digunakan untuk memberdayakan teman-teman disabilitas tuna netra yang menyambung hidup dari jasa pijat?” ujar Ilham.

Kalimat itu langsung disambut sorakan massa.

Di tengah aksi, sebagian peserta tampak menahan emosi. Ada yang datang dengan tongkat bantu jalan. Ada pula yang berdiri sambil membawa poster bertuliskan tentang keadilan sosial.

Suasana beberapa kali memanas. Tak hanya soal BST.

Forum Disabilitas juga menyoroti anggaran tim ahli gubernur yang disebut mencapai Rp20 juta hingga Rp45 juta per bulan.

Massa menilai penggunaan anggaran tersebut tidak transparan dan manfaatnya tidak dirasakan langsung masyarakat.

“Kami ingin media memviralkan ini agar dunia tahu bahwa kondisi masyarakat dan disabilitas di Kalimantan Timur saat ini sedang tidak baik-baik saja,” kata Ilham.

Pernyataan itu menjadi salah satu momen paling emosional dalam aksi Demo 215.

Forum Disabilitas mengaku sebelumnya ikut memberikan dukungan pada masa pemilihan kepala daerah. Karena itu, pemangkasan bantuan sosial dianggap sebagai pengkhianatan terhadap janji kesejahteraan.

“Kami berbicara di sini bukan meminta belas kasihan. BST adalah hak kami dari hasil bumi Kaltim,” ujar Ilham.

Bahkan, dalam orasinya, ia secara terbuka meminta Gubernur Kaltim Rudi Mas’ud mundur apabila tidak mampu memimpin dengan empati.

Pernyataan itu sontak memicu riuh massa aksi.

Hingga aksi berlangsung, massa menegaskan akan terus mengawal isu tersebut sampai pemerintah daerah mengembalikan hak bantuan sosial masyarakat dan mengevaluasi kebijakan anggaran yang dianggap tidak berpihak pada rakyat kecil. [TIA]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: DemonstrasiGubernur Kaltim
Previous Post

Daftar 4 Kepala Dinas Bergeser, 10 Kepala Sekolah di Bontang Dikukuhkan

Next Post

Neni Warning Pejabat Baru: Stunting dan Sampah Bisa Gagalkan Masa Depan Bontang

BACA JUGA

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Gelombang Tinggi Ancam Perairan Kaltim, BMKG Minta Kapal Kecil Tak Melaut hingga 13 Juli Gempa Dahsyat di Rusia, Kaltim Dipastikan Aman dari Ancaman Tsunami

Gelombang Tinggi Ancam Perairan Kaltim, BMKG Minta Kapal Kecil Tak Melaut hingga 13 Juli

10 Juli 2026 | 23:58
Karyawan Toko Tewas Terlindas Truk di Samarinda, Diduga Gagal Salip dari Kiri

Karyawan Toko Tewas Terlindas Truk di Samarinda, Diduga Gagal Salip dari Kiri

10 Juli 2026 | 22:53
Gelombang Tinggi dan Rob Ancam Bontang Sepekan

Gelombang Tinggi dan Rob Ancam Bontang Sepekan

10 Juli 2026 | 21:42
RUU Administrasi Pertanahan Disiapkan, ATR/BPN Ingin Akhiri Tumpang Tindih Aturan

RUU Administrasi Pertanahan Disiapkan, ATR/BPN Ingin Akhiri Tumpang Tindih Aturan

10 Juli 2026 | 21:39
Next Post
Neni Warning Pejabat Baru: Stunting dan Sampah Bisa Gagalkan Masa Depan Bontang

Neni Warning Pejabat Baru: Stunting dan Sampah Bisa Gagalkan Masa Depan Bontang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

6 Juli 2026 | 13:24
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
Harga Tiket Pesawat Samarinda Masih Mahal, Padahal Avtur Sudah Turun 10 Persen Tiket Pesawat dari Samarinda Naik, Ada yang Capai Rp4,8 Juta Tarif Pesawat dari Samarinda Naik, Ada yang Capai Rp4,8 Juta Dijadwalkan Februari 2026, Bandara APT Pranoto Samarinda Siap Buka Rute Internasional

Harga Tiket Pesawat Samarinda Masih Mahal, Padahal Avtur Sudah Turun 10 Persen

3 Juli 2026 | 19:20
Satpol PP Tegur Indomaret di Jalan MH Thamrin Bontang, Trotoar Dirombak Tak Sesuai Aturan

Satpol PP Tegur Indomaret di Jalan MH Thamrin Bontang, Trotoar Dirombak Tak Sesuai Aturan

2 Juli 2026 | 19:03

Terbaru

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Gelombang Tinggi Ancam Perairan Kaltim, BMKG Minta Kapal Kecil Tak Melaut hingga 13 Juli Gempa Dahsyat di Rusia, Kaltim Dipastikan Aman dari Ancaman Tsunami

Gelombang Tinggi Ancam Perairan Kaltim, BMKG Minta Kapal Kecil Tak Melaut hingga 13 Juli

10 Juli 2026 | 23:58
Karyawan Toko Tewas Terlindas Truk di Samarinda, Diduga Gagal Salip dari Kiri

Karyawan Toko Tewas Terlindas Truk di Samarinda, Diduga Gagal Salip dari Kiri

10 Juli 2026 | 22:53
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved