SAMARINDA, Pranala.co — Momentum kembalinya siswa ke sekolah usai libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur (DPRD Kaltim). Salah satu fokus utama adalah kesiapan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah.
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, menegaskan bahwa program tersebut harus diwujudkan secara nyata dan dapat dirasakan langsung oleh pelajar serta orang tua.
“Program ini sudah menjadi prioritas nasional, sehingga daerah harus berperan aktif untuk memastikan pelaksanaannya berjalan efektif,” ujarnya.
Ananda menilai keberhasilan program bergantung pada kemampuan pemerintah daerah dalam menerjemahkan kebijakan pusat menjadi langkah konkret di lapangan. Ia menekankan pentingnya koordinasi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah.
Menurutnya, peran gubernur sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat harus dioptimalkan guna memastikan program berjalan berkesinambungan hingga ke seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil.
“Daerah tidak bisa berjalan sendiri, begitu juga pusat. Harus ada kesinambungan agar program ini benar-benar sampai ke masyarakat,” tegasnya.
Selain kesiapan teknis, DPRD Kaltim juga berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan secara ketat. Hal ini penting untuk memastikan kualitas gizi yang diberikan kepada siswa benar-benar sesuai standar.
Ananda mengingatkan, program dengan anggaran besar seperti MBG memiliki potensi risiko penyimpangan jika tidak diawasi secara optimal.
Ia menegaskan, anggaran yang dialokasikan harus benar-benar berwujud dalam bentuk makanan bergizi bagi siswa, bukan sekadar laporan administratif.
“Yang paling penting, manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Jangan sampai hanya menjadi formalitas,” ujarnya.
Lebih lanjut, DPRD Kaltim mengajak masyarakat, khususnya orangtua siswa, untuk turut mengawasi pelaksanaan program di sekolah. Partisipasi publik dinilai penting untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas.
Dengan keterlibatan berbagai pihak, program ini diharapkan berjalan sesuai tujuan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ananda optimistis, dengan dukungan legislatif, eksekutif, dan masyarakat, Program Makan Bergizi Gratis mampu meningkatkan kualitas hidup generasi muda di Kalimantan Timur.
Ia berharap program ini menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan. (TIA)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















