MINGGU pagi biasanya menjadi waktu paling nikmat bagi anak-anak untuk bersantai, menonton kartun, atau asyik dengan gawai masing-masing. Namun, pemandangan berbeda justru tersaji di wilayah RT 21 Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang, Minggu (7/6/2026).
Puluhan anak-anak tampak berhamburan ke jalanan hingga gang. Bukan untuk bermain kejar-kejaran, tangan-tangan mungil mereka justru sibuk memunguti kantong plastik, botol bekas, hingga daun-daun kering berserakan.
Mereka adalah bagian dari gerakan Bocil Gesit, akronim dari Bocah Cinta Lingkungan. Sebuah inisiatif lokal yang sengaja dibentuk untuk menanamkan karakter peduli lingkungan sejak dini.
Ketua RT 21 Bontang Baru, Samsul Hadi, memimpin langsung pasukan cilik ini. Menggunakan kantong sampah besar, Samsul mendampingi sekira 30 lebih anak-anak yang menyisir setiap sudut lingkungan dari sampah plastik dan organik.
“Kami ingin membentuk pribadi dan karakter yang cinta lingkungan sejak mereka masih kecil,” ujar Samsul di sela-sela kegiatan gotong royong tersebut.
Langkah kaki anak-anak ini terlihat lincah. Tidak ada keluhan, yang ada justru gelak tawa khas anak-anak yang mengubah kegiatan melelahkan ini menjadi sebuah permainan berburu yang seru.
Bagi anak-anak ini, mengumpulkan sampah tercepat dan terbanyak adalah sebuah kebanggaan. Naufal Faza, salah satu anggota Bocil Gesit, mengaku sangat menikmati momen Minggu paginya kali ini.
“Seru banget bisa ikut bersih-bersih bareng teman-teman,” kata Naufal dengan wajah berseri-seri.
Hal senada diungkapkan oleh Sello. Bocah ini tampak memamerkan beberapa botol plastik yang berhasil ia amankan dari selokan warga agar tidak menyumbat aliran air saat hujan turun.
Gerakan sederhana dari level RT 21 di Bontang Baru ini seolah menampar kesadaran publik. Ketika orang dewasa kerap abai dan membuang sampah sembarangan, para ‘bocil’ ini justru turun tangan menyelamatkan lingkungan mereka.
Inisiasi kecil dari RT 21 Bontang Baru membuktikan bahwa menjaga bumi tidak harus menunggu proyek besar, melainkan bisa dimulai dari tangan-tangan kecil yang peduli. [DIAS]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami


















