Pranala.co, SANGATTA – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mencari cara untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Upaya ini dilakukan seiring pemberlakuan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
Kepala Dispar Kutim, Nurullah, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada sejumlah pengelola destinasi wisata sejak September lalu. Tujuannya agar para pengelola memahami potensi peningkatan PAD melalui penarikan retribusi.
“Kami sudah menyampaikan bahwa destinasi wisata bisa menjadi sumber PAD yang lebih besar. Tinggal bagaimana sistemnya diperkuat,” ujar Nurullah, Senin (24/11).
Namun begitu, ia mengakui bahwa pemungutan retribusi masih belum berjalan maksimal. Ada beberapa kendala administrasi yang harus diselesaikan sebelum penerapan retribusi dapat dilakukan secara penuh.
Untuk itu, Dispar Kutim kini menunggu terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) yang akan menjadi dasar teknis pelaksanaan retribusi pariwisata. Perbup tersebut nantinya menjadi payung hukum operasional di lapangan.
“Kalau Perbup sudah ada, semua mekanisme penarikan retribusi bisa dijalankan dengan lebih jelas dan terukur,” jelasnya.
Sejalan dengan itu, Dispar Kutim juga memberi pemahaman kepada pengelola destinasi wisata mengenai pentingnya kontribusi mereka terhadap PAD. Beberapa objek wisata telah disiapkan sebagai proyek percontohan penerapan retribusi.
Destinasi tersebut antara lain Pulau Miang, Pantai Teluk Lombok, Pantai Jepu-Jepu, serta sejumlah tempat wisata keluarga di wilayah Sangatta.
Nurullah optimistis target PAD akan lebih mudah dicapai pada 2024. Optimisme itu muncul setelah adanya peningkatan fasilitas di beberapa destinasi wisata unggulan. Perbaikan amenitas diyakini bisa meningkatkan kenyamanan wisatawan dan mendorong mereka lebih bersedia membayar retribusi.
“Kalau fasilitasnya semakin baik, wisatawan akan lebih puas. Dan retribusi akan dipandang wajar,” ujar Nurullah. (ADS)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















