KEBAKARAN Samarinda menghanguskan satu bangunan rumah bangsalan empat pintu di Jalan Perjuangan Gang Bubuhan RT 114, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Kamis (6/8/2026) subuh.
Kobaran api membakar habis bangunan berukuran 15 x 20 meter, namun 15 jiwa penghuni dipastikan selamat tanpa korban luka maupun jiwa.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda menerima laporan darurat melalui Pusat Komando (Puskom) pada pukul 04.50 WITA. Petugas Regu 3 langsung bergerak cepat menuju lokasi lima menit setelah laporan masuk dan tiba di tempat kejadian perkara pukul 05.05 WITA.
Kepala Disdamkarmat Kota Samarinda, Hendra AH, menjelaskan bahwa personel di lapangan langsung mengisolasi titik api agar tidak meluas ke pemukiman padat sekitar. Operasi pemadaman resmi dimulai pukul 05.08 WITA di tengah kepulan asap tebal.
"Api berhasil dikuasai sekitar pukul 06.00 WITA setelah petugas berjibaku selama lebih dari satu jam," ujar Hendra AH dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/8/2026).
Sebanyak tiga unit armada Disdamkarmat yang terdiri dari dua unit fire truck dan satu unit rescue diterjunkan ke lokasi kejadian. Total 15 personel dikerahkan untuk menaklukan si jago merah.
Proses pemadaman amukan si jago merah sempat menemui hambatan teknis di lapangan. Petugas harus memutar otak lantaran minimnya pasokan sumber air di sekitar pemukiman warga serta akses jalan gang yang tergolong sempit.
Meski terkendala medan yang sulit, kesiapsiagaan tim pemadam kebakaran berhasil melokalisasi kobaran api. Langkah cepat ini mencegah si jago merah menjalar ke bangunan warga lainnya yang berdekatan.
Bangsalan kayu yang ludes terbakar tersebut dihuni oleh empat Kepala Keluarga (KK) dengan total 15 jiwa. Seluruh penghuni panik namun berhasil keluar menyelamatkan diri saat api mulai membesar di bagian atap bangunan.
Pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi penyebab pasti munculnya titik api. Petugas telah memasang garis polisi di lokasi kejadian guna mengamankan area pemeriksaan.
"Penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian. Dugaan sementara mengarah pada kelalaian manusia," tegas Hendra. (*)















