PENEMUAN seorang pria lanjut usia alias lansia yang telah meninggal dunia di lereng kawasan Guntung Lai, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara, menggegerkan warga, Sabtu (25/7/2026).
Korban ditemukan setelah seorang warga menelusuri sumber bau menyengat yang semula dikira berasal dari bangkai hewan.
Korban diketahui berinisial M. (70). Ia selama ini tinggal seorang diri di sebuah pondok yang hanya berjarak sekitar 20 meter dari lokasi penemuan. Menurut warga sekitar, korban sudah sekitar empat hari tidak terlihat dan sebelumnya sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya.
Laporan mengenai penemuan tersebut diterima polisi sekitar pukul 10.30 WITA.
Peristiwa bermula ketika seorang warga berinisial K. (61) mencari kayu di kawasan lereng pukul 08.00 WITA. Saat itu ia mencium bau tidak sedap, namun mengira berasal dari bangkai hewan.
Sekira pukul 09.30 WITA, saat kembali ke lokasi untuk beristirahat, bau menyengat itu kembali tercium dengan intensitas lebih kuat. Banyaknya lalat yang berkerumun membuat saksi memutuskan menelusuri sumber bau hingga akhirnya menemukan korban dalam kondisi terlungkup dan telah meninggal dunia.
Saksi kemudian menghubungi Ketua RT setempat berinisial A.S. (65). Informasi tersebut selanjutnya diteruskan kepada pihak kepolisian.
Menerima laporan, personel Polsek Sungai Pinang bersama Personel Samapta Polresta Samarinda, Tim Inafis Polresta Samarinda, dan Personel Beat 110 segera menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara.
Petugas kemudian melakukan olah TKP, mendokumentasikan lokasi, serta mengevakuasi jenazah dengan bantuan relawan. Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Di sekitar lokasi penemuan, petugas juga menemukan sebilah parang dan sepasang sepatu boot yang diduga merupakan milik korban.
Berdasarkan pemeriksaan awal Tim Inafis Polresta Samarinda, korban diperkirakan telah meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan.
Hasil olah TKP sementara tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan awal, korban meninggal akibat sakit. Meski demikian, penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian sesuai prosedur.
Kapolsek Sungai Pinang AKP Aksarudin Adam mengatakan pihaknya langsung merespons laporan warga dengan melakukan pengamanan lokasi, olah TKP, hingga evakuasi jenazah.
Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada kepolisian apabila menemukan kejadian yang memerlukan penanganan, sehingga petugas dapat mengambil langkah secara cepat dan sesuai prosedur hukum.
Kasus ini masih dalam penanganan kepolisian sambil menunggu hasil pemeriksaan lanjutan yang diharapkan dapat memastikan penyebab pasti meninggalnya korban. (*)















