KEBAKARAN lahan kembali meneror warga Bontang. Tak tanggung-tanggung, musibah ini terjadi dua hari berturut-turut. Kamis dan Jumat, 4 September 2026 sore. Lokasinya pun bikin elus dada. Sama-sama dekat bangunan vital dan permukiman warga.
Kejadian terbaru meletus Jumat 4 September 2026 sekira pukul 15.35 WITA. Asap tebal mendadak membumbung tinggi di Jalan Tari Enggang, RT 04, Kelurahan Guntung, Bontang Utara.
Posisinya sangat gawat. Kobaran api cuma sejengkal dari pondok dan rumah warga. Sedikit saja terlambat, permukiman itu tinggal kenangan.
Untunglah, respons petugas pemadam kebakaran (Damkar) super cepat. Hanya semenit setelah pesan WhatsApp masuk ke saluran 113, satu unit armada Fire Truck dari Posko Loktuan langsung menderu ke lokasi. Dalam 12 menit, armada sudah tiba dan menyemprotkan air.
Sebanyak 12 personel Disdamkartan diterjunkan. Didukung anggota Polres, Babinsa, hingga warga setempat yang bahu-membahu menyiram semak belukar yang membara.
Rupanya, ada warga yang sengaja bakar-bakar untuk bersihkan lahan. Api yang tadinya kecil, mendadak mengamuk tak terkendali karena diterpa angin.
"Masyarakat tolong jangan bakar lahan sembarangan. Api yang tadinya kecil bisa cepat membesar dan mengancam bangunan di sekitarnya," imbau Kabid Pengendalian Operasional Disdamkartan Bontang, Pujianto.
Setelah baku siram selama satu jam lima menit, api akhirnya menyerah pada pukul 16.54 WITA. Lahan seluas 0,01 hektare hangus, tapi syukurlah, tidak ada korban jiwa maupun rumah yang terbakar.
MISTERI ORANG TAK DIKENAL DI GARDU PLN
Sehari sebelumnya, Kamis 3 September 2026, kejadian yang jauh lebih besar melanda kawasan Bontang Lestari. Sekira pukul 14.50 WITA, lahan semak belukar di belakang proyek Gardu Induk PLN, Jalan Urip Sumoharjo, mendadak membara.
Rintangan petugas kali ini makin berat. Lahan kering kerontang, angin bertiup kencang, dan api langsung memecah diri jadi dua titik besar di sisi utara dan timur gardu.
Api bahkan terus menjalar hingga ke Jalan Abdi Negara, Teluk Kadere. Total 2,5 hektare lahan ludes dilalap si jago merah.
Sebanyak tiga unit truk Damkar dan satu unit armada BPBD digempur ke lokasi. Dibantu tim gabungan TNI, Polri, hingga Pos AL, api baru bisa dikendalikan sekitar pukul 17.50 WITA.
Tapi, ada hal yang bikin dahi berkerut.
Petugas di lapangan menemukan indikasi aneh. Ada jejak aktivitas orang tidak dikenal (OTK) yang melakukan perintisan lahan tepat di sekitar tembok pagar Gardu PLN. Dugaan ada unsur kesengajaan pun menguat.
Kapolsek Bontang Selatan menegaskan, polisi tidak akan tinggal diam. Pihaknya sedang mendalami siapa sosok misterius di balik pembukaan lahan tersebut.
"Proses pendinginan kami pastikan menyeluruh agar tak ada bara tersisa. Soal dugaan aktivitas pembukaan lahan oleh orang tak dikenal, ini sedang kami dalami," tegas Kapolsek. (*)
















