Pranala.co, BONTANG – Suasana di Pengadilan Negeri (PN) Bontang, Senin (3/11/2025), sempat tegang. Kabar beredar, seorang tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang disebut-sebut kabur saat hendak disidangkan. Cerita pun cepat menyebar—bahkan disebut petugas sampai mengejar ke kawasan Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru.
Namun kabar itu ternyata tidak benar. Kasi Intel Kejari Bontang, Andi Vickariaz Tabriah, menegaskan tidak ada tahanan yang kabur. Yang terjadi, kata dia, hanyalah perlawanan singkat dari seorang terdakwa kasus narkotika sebelum sidang dimulai.
“Tidak benar kalau dia kabur. Tahanan itu hanya berontak, tapi langsung kami amankan,” tegas Andi, Senin siang.
Peristiwa itu terjadi saat tahanan digiring menuju ruang sidang. Mendadak ia berontak dan mencoba melawan petugas. Namun aksi itu tak berlangsung lama.
“Petugas yang berjaga langsung sigap mengamankan. Situasi segera terkendali dan sidang tetap berlangsung seperti biasa,” ujar Andi.
Menurutnya, kejadian semacam ini bisa terjadi kapan saja, terutama saat terdakwa merasa tertekan atau emosional. Namun disiplin dan kesiapsiagaan petugas pengawal tahanan membuat insiden itu tak berkembang.
Andi menegaskan, seluruh tahanan Kejari Bontang dititipkan di Lapas Kelas IIA Bontang, dan setiap pergerakannya selalu diawasi ketat.
“Kami terus memperkuat sistem pengamanan, baik di lapas maupun saat persidangan. Tidak ada ruang bagi siapapun untuk melarikan diri. Kami belajar dari kasus-kasus di daerah lain agar hal serupa tidak terjadi di sini,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengawalan tahanan bukan sekadar formalitas. Prosedur keamanan mencakup koordinasi antara jaksa pengawal, petugas lapas, dan aparat pengadilan. Semua memiliki tanggung jawab masing-masing untuk memastikan proses hukum berjalan aman.
Meski sempat menimbulkan kehebohan kecil, kejadian di PN Bontang itu menunjukkan sistem keamanan masih bekerja efektif. Tidak ada yang lolos. Tidak ada yang kabur.
“Kami pastikan seluruh proses hukum tetap berjalan sesuai aturan. Keamanan dan keadilan tetap kami jaga,” tegas Andi menutup. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami
















