Pranala.co, BONTANG — Dini hari belum sepenuhnya sunyi. Di kawasan Prakla, Bontang, aparat justru bergerak. Tepat pukul 00.00 Wita, Minggu (15/12/2025), inspeksi mendadak dimulai.
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang memimpin operasi itu. Bersama Polres Bontang, Kodim, POM, Satpol PP, dan Kesbangpol. Sasarannya jelas. Tempat hiburan malam yang dinilai rawan penyalahgunaan narkotika.
Ada lima lokasi yang disisir. Satu per satu. Tanpa banyak suara. Operasi berakhir sekira pukul 04.00 Wita.
Sebanyak 42 orang menjalani tes urine. Mereka pengunjung dan pekerja tempat hiburan malam. Dari pemeriksaan itu, 11 orang dinyatakan positif mengonsumsi narkoba jenis sabu.
Kepala BNN Kota Bontang, Lulyana Ramdani, menyampaikan hasil tersebut, Senin (15/12/2025).
“Sebelas orang terindikasi menggunakan sabu,” ujarnya singkat.
Rinciannya, tiga orang laki-laki. Dua di antaranya adalah pengunjung. Sisanya, delapan orang perempuan. Mereka bekerja sebagai ladies companion (LC) di tempat hiburan yang disidak.
Meski demikian, langkah BNN tidak serta-merta bersifat hukum.
Menurut Lulyana, penanganan awal difokuskan pada aspek kesehatan. Para terindikasi dijadwalkan menjalani asesmen di Kantor BNN Kota Bontang.
“Dari asesmen akan ditentukan bentuk rehabilitasi. Bisa rawat jalan, bisa rawat inap. Fokus kami pemulihan,” jelasnya.
Ia juga mencatat adanya tren yang perlu diwaspadai. Jumlah temuan tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu. Pada sidak serupa, hanya tujuh orang yang terdeteksi positif.
“Ini menjadi perhatian bersama. Pencegahan harus terus diperkuat,” katanya.
Dalam operasi tersebut, petugas tidak menemukan barang bukti sabu. Yang ada hanya alat isap atau bong. Itupun ditinggalkan. Pemiliknya tidak berada di lokasi saat sidak berlangsung.
Bagi BNN, kegiatan ini bukan semata penindakan. Lebih dari itu, sebagai pengingat.
Lulyana mengajak semua pihak terlibat. Pengelola tempat hiburan. Masyarakat. Semua elemen.
“Narkoba bukan hanya persoalan hukum. Ini soal kesehatan dan masa depan,” tegasnya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















