Pranala.co, BONTANG – Berita 44 kilogram sabu yang ditangkap di Pelabuhan Nusantara, Parepare, Sulawesi Selatan, membuat Kepala BNN Kota Bontang, Lulyana Ramdani, terhenyak. Sesaat ia terdiam.
“Kalau lolos di Parepare, bukan tidak mungkin nyangkut di Bontang. Jalurnya memang terhubung,” ucapnya, Kamis (25/9/2025).
Parepare dan Bontang dihubungkan kapal-kapal barang maupun penumpang. Artinya, ada celah nyata narkoba bisa ikut menumpang masuk ke Kota Taman.
Lulyana tak menunggu lama. Ia langsung melangkah ke Pelabuhan Lok Tuan. Bertemu dengan pengelola, PT Laut Bontang Bersinar (LBB). Pertemuan yang awalnya penuh tegang, berubah menjadi titik awal kerja sama.
Pihak pelabuhan sempat terkejut. Namun kemudian justru muncul tekad besar. “Kalau internal kami saja tidak bersih, bagaimana bisa menertibkan orang lain?” tegas Manajer Operasional PT LBB, Jackyhin Pamasi. Ia bahkan mengusulkan seluruh karyawan pelabuhan dites urine.
Lulyana mengaku terharu. “Saya bangga, mereka ingin bersih dulu. Dari situlah kepercayaan publik dibangun,” katanya.
Kerja sama tidak berhenti di meja rapat. BNN dan LBB sepakat memasang spanduk dan poster anti narkoba di area strategis pelabuhan. Sebuah hal sederhana, tapi punya pesan kuat: siapapun yang datang dan pergi harus sadar akan bahaya narkoba.
Lebih jauh, rencana razia gabungan bersama Polres, Kejaksaan, dan Bea Cukai sudah disusun. Targetnya, kapal-kapal dari Parepare.
“Kami sudah ada polisi dan kejaksaan di pelabuhan. Tinggal BNN yang belum. Kalau ada, pengawasan pasti lebih kuat,” harap Jackyhin.
Namun kelemahan masih ada. Tidak seperti bandara, pelabuhan belum dilengkapi X-Ray. Barang-barang bisa lolos tanpa pemeriksaan maksimal.
“Inilah yang jadi celah pengedar. Makanya kami bergerak cepat. Jangan sampai Bontang kecolongan,” tegas Lulyana.
Lebih dari sekadar pencegahan, langkah ini adalah ajakan. Ajakan untuk bersama menjaga kota. Sebab perang melawan narkoba bukan hanya tugas aparat. Tapi keberanian semua pihak: pengelola pelabuhan, aparat hukum, hingga masyarakat. (FR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami














