RUMAH roboh kembali terjadi di Kota Bontang. Kali ini, bangunan yang berada di kawasan pesisir Jalan Sultan Hasanuddin, RT 36, Kelurahan Berebas Tengah, Bontang Selatan, ambruk, Sabtu (24/5/2026) malam.
Peristiwa itu langsung membuat warga sekitar panik. Material bangunan jatuh ke bawah rumah panggung yang berdiri di atas air.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kota Bontang bergerak cepat usai menerima laporan warga sekitar pukul 00.30 Wita.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bontang, Ismail mengatakan, tim langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan pendataan korban terdampak.
“Tim bertugas sigap menuju lokasi. Data korban yang terdampak sebanyak lima orang,” kata Ismail, Minggu (24/5/2026).
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, suasana mencekam sempat menyelimuti lokasi karena salah satu anggota keluarga diketahui berada di dalam rumah saat bangunan roboh.
Salah satu korban, Hatija, mengaku rumah ambruk sekitar pukul 23.00 Wita. Saat kejadian, dirinya sedang berada di luar rumah.
Namun ternyata, cucunya masih tertidur di dalam bangunan yang mulai runtuh.
“Beruntung cucu tidak kenapa-kenapa meski sedang tidur di dalam rumah,” ungkap Hatija.
Di sinilah letak bahayanya. Rumah-rumah di kawasan pesisir Bontang banyak berdiri di atas tiang penyangga yang terus menua dimakan usia dan lingkungan laut.
Menurut BPBD, rumah korban roboh karena pondasi dan tiang penyangga tidak lagi mampu menopang beban bangunan.
“Rumah korban berada di atas air mengalami roboh disebabkan beban berlebihan sehingga tiang pondasi tidak mampu menopang,” jelas Ismail.
Bukan hanya rumah utama yang rusak. Teras rumah milik warga bernama Unding juga ikut terdampak setelah tertimpa material bangunan yang ambruk.
Kini, lokasi kejadian masih dipenuhi puing kayu dan material rumah. Petugas BPBD bersama personel TNI, ketua RT, dan warga sekitar melakukan pembersihan secara gotong royong. [RE]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami
















