Pranala.co, BONTANG – Senyum anak-anak sekolah di Bontang makin lebar. Menjelang HUT kota, mereka mendapat hadiah istimewa: seragam, sepatu, dan tas gratis.
Program ini sedang dikebut Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang. Targetnya, semua siswa yang terdata menerima perlengkapan sekolah lengkap sebelum Oktober 2025 berakhir.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menegaskan, distribusi tidak boleh mandek. Barang datang, langsung dibagikan. “Tidak ada yang menumpuk di gudang. Semua siswa pasti kebagian,” ujarnya, Jumat (26/9).
Saat ini distribusi sepatu untuk SMP sudah 90 persen. Sementara SD baru 30 persen. Seragam masih banyak dikerjakan penjahit lokal. Dalam waktu dekat, 8 ribu pasang sepatu tambahan akan tiba untuk gelombang kedua.
Menariknya, program ini awalnya hanya untuk siswa kelas satu. Tapi Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, meminta agar seluruh jenjang sekolah mendapat bagian. Itu artinya, anggaran harus diatur ulang. Distribusi pun diperluas.
“Kami ingin ini jadi kado ulang tahun kota. Bukan hanya seragam baru, tapi juga semangat baru bagi siswa,” kata Safa.
Tas yang dibagikan berwarna hitam. Kuat, tahan air, dan bergambar logo Pemkot dengan slogan Berbenah. Simbol bahwa pendidikan adalah bagian dari upaya membenahi masa depan kota.
Angkanya memang besar. Untuk SMP saja, pengadaan sepatu mencapai Rp2,2 miliar. Tas Rp1,6 miliar. Semua lewat sistem e-katalog. Tapi di balik angka itu ada kebahagiaan kecil.
Anak-anak yang berlari ke kelas dengan sepatu baru. Anak-anak yang bangga memamerkan tas barunya pada sahabat. Orang tua pun merasa lega. Tidak perlu pusing lagi mencari biaya tambahan untuk perlengkapan sekolah.
Safa menegaskan kembali: “Distribusi memang bertahap. Tapi semua siswa yang terdata pasti menerima. Jadi, sabar saja.” (FR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















