PROGRAM Jemput Bola (JEBOL) pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang sejak April 2026 mendapat respons tinggi dari warga.
Layanan yang mendatangi langsung lingkungan masyarakat itu berhasil menghimpun penerimaan pajak sebesar Rp173,2 juta hanya dalam beberapa pekan pelaksanaan.
Di tengah keluhan masyarakat soal layanan publik yang kerap dianggap rumit dan menyita waktu, pola pelayanan “jemput warga” justru menarik minat wajib pajak. Bapenda mencatat, sebanyak 759 wajib pajak dengan total 967 objek pajak (NOP) memanfaatkan layanan JEBOL yang digelar di 15 kelurahan se-Kota Bontang sejak 13 April 2026.
Model layanan ini membuat warga tidak perlu datang ke kantor pelayanan atau mencari lokasi pembayaran. Petugas mendatangi langsung kawasan permukiman dan membuka layanan pembayaran di titik-titik yang lebih dekat dengan masyarakat.
Capaian sementara itu juga mulai mendekati realisasi program serupa pada 2025 lalu yang mencapai Rp228,2 juta. Bedanya, tahun lalu pelaksanaan JEBOL dilakukan dalam dua tahap, sedangkan program tahun ini masih terus berjalan.
Kepala Bapenda Kota Bontang, Natalia Trisnawati, menyebut tingginya partisipasi warga menjadi sinyal positif terhadap kesadaran pajak masyarakat Bontang.
“Terima kasih atas partisipasi dan kepercayaan masyarakat kepada Bapenda. Pajak yang dibayarkan hari ini adalah kontribusi nyata untuk pembangunan Kota Bontang yang lebih maju dan sejahtera,” kata Natalia.
Dia menilai pendekatan pelayanan langsung ke masyarakat menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan kepatuhan pembayaran PBB. Selain lebih praktis, warga juga bisa langsung berkonsultasi terkait data objek pajak maupun tunggakan pembayaran di lokasi pelayanan.
Di sisi lain, penerimaan dari sektor PBB masih menjadi salah satu penopang pendapatan daerah yang digunakan untuk pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik.
Karena itu, Bapenda Bontang berencana terus memperkuat inovasi layanan berbasis kedekatan dengan masyarakat, termasuk evaluasi pola pelayanan JEBOL di lapangan. [ADS/BTG]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami


















