PRANALA.CO, Samarinda – Menjelang Idulfitri 2025, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengambil langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan permintaan gas LPG 3 kg atau gas melon di Kalimantan Timur (Kaltim).
Sebanyak 170.800 tabung LPG tambahan akan didistribusikan ke seluruh wilayah Kaltim guna mencegah kelangkaan serta menjaga stabilitas harga di pasaran.
Area Manager Commrel dan CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan pihaknya berkomitmen menjaga pasokan LPG tetap aman hingga Lebaran.
“Kami memastikan stok dan distribusi LPG 3 kg tetap berjalan lancar hingga akhir Ramadan dan Idulfitri. Tambahan pasokan ini menjadi langkah antisipasi terhadap meningkatnya kebutuhan masyarakat,” ujar Edi, Kamis (27/3/2025).
Selain menambah stok, Pertamina juga memperkuat infrastruktur distribusi di Kalimantan dengan dukungan 779 SPBU, 467 Pertashop, 49 SPBE, 441 agen LPG, 17.313 outlet LPG, 90 SPBU Pertamina Siaga, 4 Pertamina Delivery Service, dan 20 SPBU Kantong. Fasilitas layanan tambahan juga disediakan di Rest Area Jalan Tol Samarinda-Balikpapan untuk memastikan kemudahan akses bagi masyarakat.
Dalam upaya memastikan kelancaran distribusi dan kestabilan harga, Pertamina Patra Niaga telah melakukan koordinasi langsung dengan Gubernur Kaltim dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“Kami telah berkoordinasi dengan Pemda untuk memastikan distribusi berjalan sesuai rencana serta menekan potensi lonjakan harga di pasaran,” jelas Edi.
Sebagai bentuk pengawasan, Pertamina Patra Niaga akan terus memantau perkembangan harga dan distribusi LPG 3 kg hingga dua minggu pascaIdulfitri.
“Kami akan terus bersiaga memastikan pasokan aman dan harga tetap stabil, sehingga masyarakat tidak kesulitan mendapatkan LPG,” tutupnya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami




















Comments 1