PRANALA.co, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan mulai membangun terminal barang modern di lahan 11,7 hektare milik Pemkot sebagai solusi parkir liar kendaraan besar sekaligus penunjang kota menuju smart city. Proyek yang ditangani Dinas Perhubungan (Dishub) ini diharapkan menjadi pusat layanan terpadu angkutan barang dengan fasilitas lengkap.
Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, mengatakan terminal barang ini akan menerapkan sistem parkir berbayar bagi truk dengan durasi hingga satu atau dua minggu. Skema tersebut tidak hanya menertibkan lalu lintas, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Selain menertibkan kendaraan besar agar tidak lagi parkir sembarangan di jalan, fasilitas ini juga bisa menambah PAD Balikpapan. Inilah bentuk pembangunan kota modern yang mendukung smart city,” ujarnya, Jumat (19/9).
Terminal barang modern itu tidak sekadar area parkir. Nantinya, kawasan ini akan dilengkapi dengan tempat pencucian kendaraan besar, area uji KIR, penginapan sopir, hingga jogging track dengan panorama Petik Emas.
Fadli menegaskan, pembangunan terminal barang adalah langkah strategis yang akan menekan angka pelanggaran dan potensi kecelakaan, terutama di turunan Rapak yang kerap menjadi titik rawan.
Sebagai catatan, tahap awal pembangunan terminal barang ini diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp30 miliar.
“Dengan adanya terminal ini, kendaraan besar tidak lagi parkir liar, dan masyarakat pun bisa merasakan langsung manfaatnya,” tegasnya. (SR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















