• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juni 26, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Rupa

Gunung Boga Paser Kaltim; Negeri di Atas Awan yang Muncul dari Tengah Hutan Sawit

Suriadi Said by Suriadi Said
11 Mei 2026 | 08:17
Reading Time: 2 mins read
0
Gunung Boga Paser Kaltim; Negeri di Atas Awan yang Muncul dari Tengah Hutan Sawit

Gunung Boga Paser Kaltim, Wisata Negeri Indah di Atas Awan

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

TAK banyak yang menyangka, di tengah hamparan kebun sawit dan hutan Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim), terdapat sebuah puncak yang setiap pagi berubah seperti “negeri di atas awan”. Tempat itu adalah Gunung Boga, destinasi wisata alam yang belakangan ramai dibicarakan karena panorama kabut tebalnya yang muncul menjelang matahari terbit.

Gunung yang juga dikenal sebagai Gunung Embun itu berada di Desa Luan, Kecamatan Muara Samu. Ketinggiannya memang hanya sekira 600 meter di atas permukaan laut. Namun justru dari puncak inilah pengunjung bisa melihat lapisan kabut menggantung rendah di sela perbukitan hijau Paser, menciptakan lanskap yang jarang ditemukan di Kalimantan.

PILIHAN REDAKSI

Bromo Ditutup 4 Hari, Ritual Yadnya Kasada 2026 Dimulai

Bromo Ditutup 4 Hari, Ritual Yadnya Kasada 2026 Dimulai

25 Mei 2026 | 13:57
21 Homestay Bontang Kuala Belum Berizin Lengkap Sebulan Rp30 Juta, Pariwisata Bontang Tancap Gas Kejar Target PAD Rp100 Juta

21 Homestay Bontang Kuala Belum Berizin Lengkap

24 Mei 2026 | 22:20

Fenomena kabut pagi menjadi alasan utama banyak wisatawan datang sebelum subuh, bahkan memilih bermalam di kawasan puncak. Waktu menikmatinya pun singkat. Kabut biasanya mulai turun sebelum pukul 06.00 Wita dan perlahan menghilang setelah pukul 08.00 Wita.

Di media sosial, pemandangan Gunung Boga kerap disebut mirip wisata dataran tinggi di Pulau Jawa. Bedanya, perjalanan menuju lokasi justru menghadirkan suasana khas Kalimantan: jalan panjang di antara perkebunan sawit, hutan, dan jalur berbatu menuju puncak.

Popularitas Gunung Boga terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2020, kawasan ini masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) Award dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk kategori Dataran Tinggi Terpopuler dan menempati posisi ketiga nasional.

Pemerintah Kabupaten Paser kemudian mulai serius mengembangkan kawasan tersebut sebagai wisata unggulan daerah. Pembangunan akses jalan, area parkir, musala, hingga lokasi take-off paralayang mulai dilakukan sejak 2021 setelah lahan seluas 10,26 hektare dilepas untuk kepentingan wisata.

Kini, Gunung Boga tidak hanya dikenal sebagai tempat berburu kabut pagi. Kawasan ini juga mulai dilirik sebagai lokasi olahraga udara. Area take-off paralayang yang tersedia bahkan disebut sebagai salah satu spot terbaik di Kalimantan Timur dan telah diuji atlet profesional.

Di sekitar kawasan wisata, warga Desa Luan ikut merasakan dampak ekonomi dari meningkatnya kunjungan wisatawan. Sejumlah UMKM menjual makanan khas seperti amplang ikan bulan-bulan dan lemang, sementara pengelolaan camping ground hingga penyewaan tenda melibatkan kelompok sadar wisata setempat.

Akses menuju Gunung Boga dapat ditempuh sekira 40 kilometer dari Kota Tanah Grogot. Pengunjung dari arah Penajam Paser Utara maupun kawasan IKN Nusantara juga mulai banyak datang karena lokasi wisata ini berada di jalur yang masih terjangkau perjalanan darat.

Meski fasilitas wisata terus berkembang, suasana alami Gunung Boga masih terasa kuat. Kawasan ini menjadi alternatif wisata alam yang relatif terjangkau bagi wisatawan lokal maupun luar daerah yang ingin menikmati sisi lain Kaltim selain pantai dan sungai. [RE]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Destinasi WisataPaserWisata Kaltim
Previous Post

Cerita Julita dari Tabang Kukar Membawa Kaltim ke Seleksi Paskibraka Nasional 2026

Next Post

Duel dengan Sekuriti Galangan Kapal, Terduga Pencuri Besi di Samarinda Tewas

BACA JUGA

Resmi Maju Calon Ketua HIPMI Bontang, Ini Program Unggulan Bos Bekesah.co

Resmi Maju Calon Ketua HIPMI Bontang, Ini Program Unggulan Bos Bekesah.co

23 Juni 2026 | 08:24
Ratusan Ribu Warga Kaltim Kena Hipertensi, Berpotensi Risiko Jantung

Ratusan Ribu Warga Kaltim Kena Hipertensi, Berpotensi Risiko Jantung

21 Juni 2026 | 08:20
1.200 Pasien Jantung Antre di RSUD Bontang, Mayoritas Luar Daerah

1.200 Pasien Jantung Antre di RSUD Bontang, Mayoritas Luar Daerah

20 Juni 2026 | 15:08
Menanti Nasib 6 Ribu Jiwa Dayak Wehea Kutim Raih Pengakuan Adat Tahun Ini

Menanti Nasib 6 Ribu Jiwa Dayak Wehea Kutim Raih Pengakuan Adat Tahun Ini

18 Juni 2026 | 18:32
Muslim Hijrah Fest Bontang: Gandeng Pembicara Dunia, Tantang Literasi Pemuda

Muslim Hijrah Fest Bontang: Gandeng Pembicara Dunia, Tantang Literasi Pemuda

18 Juni 2026 | 17:07
Berebut Waktu Selamatkan Karst Sangkulirang-Mangkalihat jadi Geopark Dunia

Berebut Waktu Selamatkan Karst Sangkulirang-Mangkalihat jadi Geopark Dunia

17 Juni 2026 | 20:57
Next Post
Duel dengan Sekuriti Galangan Kapal, Terduga Pencuri Besi di Samarinda Tewas

Duel dengan Sekuriti Galangan Kapal, Terduga Pencuri Besi di Samarinda Tewas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Sudah Habiskan Rp244 Miliar, Balikpapan Masih Butuh 5.784 Unit PJU Tambahan

Sudah Habiskan Rp244 Miliar, Balikpapan Masih Butuh 5.784 Unit PJU Tambahan

20 Juni 2026 | 21:48
Baru Menjabat, Kepala KSOP Bontang Langsung Keker "Pelabuhan Tikus"

Baru Menjabat, Kepala KSOP Bontang Langsung Keker “Pelabuhan Tikus”

18 Juni 2026 | 21:59
Hindari Lubang Jalan, 2 Pemotor Tewas Kecelakaan di Kutim

Hindari Lubang Jalan, 2 Pemotor Tewas Kecelakaan di Kutim

22 Juni 2026 | 16:00
Dipelototi KPK, 19 Aset Lahan Pemkot Bontang Dikebut Sertifikasinya

Dipelototi KPK, 19 Aset Lahan Pemkot Bontang Dikebut Sertifikasinya

19 Juni 2026 | 16:57
Korupsi Dishub Bontang: Tiga Terdakwa Dituntut 18 Bulan Penjara Respons Kepala Dishub Bontang Dua Anak Buahnya Tersandung Korupsi Bimtek

Korupsi Bimtek Dishub Bontang: Tiga Terdakwa Dituntut 18 Bulan Penjara

19 Juni 2026 | 23:56

Terbaru

Server SPMB Kaltim 2026 Sempat Down, Disdikbud Ungkap Penyebab Utamanya

Server SPMB Kaltim 2026 Sempat Down, Disdikbud Ungkap Penyebab Utamanya

26 Juni 2026 | 00:14
Dugaan Pencemaran Udara dari Kilang Pertamina, DLH Balikpapan Uji Sampel Debu

Dugaan Pencemaran Udara dari Kilang Pertamina, DLH Balikpapan Uji Sampel Debu

25 Juni 2026 | 23:38
Wali Kota Samarinda Hapus Rp90 M Anggaran Makan Minum: Dulu Kita Boros Banget!

Wali Kota Samarinda Hapus Rp90 M Anggaran Makan Minum: Dulu Kita Boros Banget!

25 Juni 2026 | 23:22
Diskes Balikpapan Pantau Lonjakan ISPA usai Keluhan Hujan Debu, Warga Diimbau Pakai Masker Waspada! 200 Warga Balikpapan Terjangkit Suspek Campak

Diskes Balikpapan Pantau Lonjakan ISPA usai Keluhan Hujan Debu, Warga Diimbau Pakai Masker

25 Juni 2026 | 22:45
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved