DERASNYA arus informasi digital dan tekanan terhadap media lokal, pengurus baru Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bontang mulai membangun komunikasi dengan kalangan industri. Salah satunya melalui audiensi dengan manajemen PT Badak NGL, Jumat (8/5/2026).
Pertemuan itu bukan sekadar silaturahmi pasca-pelantikan pengurus baru PWI Bontang. Di balik suasana hangat yang berlangsung di lingkungan perusahaan LNG tersebut, terselip pembahasan mengenai keberlanjutan kualitas pers lokal di tengah tantangan industri media yang terus berubah.
Ketua PWI Bontang Muh Kusnadi memimpin langsung rombongan pengurus yang diterima Manager CSR & Relation Badak LNG Putra Peni Luhur Wibowo bersama SPV Internal dan Eksternal Relation Syuhril. Dalam pertemuan itu, PWI menyoroti pentingnya kolaborasi sehat antara perusahaan dan media tanpa menghilangkan independensi pers.
Kusnadi menyebut dukungan perusahaan terhadap kegiatan jurnalistik selama ini dinilai membantu peningkatan kapasitas wartawan di daerah. Salah satu yang disorot ialah dukungan terhadap pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), yang menjadi standar penting dalam penguatan profesionalisme media.
“Komitmen Badak LNG dalam mendukung kegiatan kewartawanan sejauh ini memberi kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas wartawan di Bontang,” kata Kusnadi.
Isu peningkatan kualitas pers menjadi relevan di daerah industri seperti Bontang. Di tengah kebutuhan informasi publik yang cepat, media lokal dituntut tidak hanya cepat menyampaikan berita, tetapi juga akurat dan memiliki kompetensi yang memadai. Dalam konteks itu, hubungan antara perusahaan dan media menjadi salah satu faktor yang ikut memengaruhi ekosistem informasi daerah.
Selain dukungan terhadap UKW, PWI juga menilai Badak LNG cukup aktif menjaga komunikasi dengan media melalui agenda Media Gathering tahunan. Forum tersebut dinilai bukan hanya ruang informal perusahaan dan wartawan, tetapi juga menjadi sarana membangun keterbukaan informasi di daerah.
PWI Bontang dalam audiensi itu juga menyambut rencana Media Gathering Badak LNG 2026 yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat. Organisasi wartawan tersebut berharap ruang kolaborasi yang selama ini terjalin dapat terus diperkuat untuk mendukung kualitas pers lokal.
Sementara itu, Putra Peni Luhur Wibowo menilai media memiliki posisi strategis dalam menjaga hubungan perusahaan dengan masyarakat. Menurutnya, keberadaan media turut berperan dalam membangun kepercayaan publik terhadap perusahaan selama ini.
“Keberhasilan Badak LNG sampai hari ini tentu tidak lepas dari peran media yang terus aktif memberikan informasi kepada masyarakat,” ujar Putra. [RIL]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami
















