MASIH munculnya persoalan bantuan sosial yang kerap dinilai tidak tepat sasaran, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, turun langsung menyambangi rumah-rumah warga dalam program Tengok Tetangga di Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat, Minggu (10/5/2026).
Dalam kunjungan itu, lima anak yatim dan yatim piatu menerima bantuan dana dan sembako dari pemerintah. Kelima anak tersebut yakni Destia warga RT 12, Siti Aisyah dari RT 13, Hafiz di RT 14, Ramdani di RT 15, dan Nisa di RT 27.
Mereka menjadi bagian dari warga yang masuk dalam pendataan program sosial berbasis digitalisasi milik Pemerintah Kota Bontang.
Namun, kunjungan itu tidak hanya berisi penyerahan bantuan. Di hadapan warga dan ketua RT, Neni menyinggung pentingnya keakuratan data penerima bantuan sosial. Ia meminta aparat lingkungan aktif melakukan pendataan agar warga yang benar-benar membutuhkan tidak terlewat.
“Kita ingin seluruh warga saling peduli terhadap tetangga yang membutuhkan bantuan. Ketua RT harus aktif mendata agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” kata Neni.
Ia menegaskan program Tengok Tetangga tidak sekadar agenda seremonial pembagian bantuan. Menurut dia, pemerintah ingin memastikan kondisi warga dipantau langsung hingga tingkat lingkungan terkecil.
Dalam dialog singkat bersama anak-anak penerima bantuan, Neni juga menanyakan kondisi sekolah mereka. Ia meminta anak-anak tetap melanjutkan pendidikan meski hidup dalam keterbatasan ekonomi.
Selain menyambangi warga, rombongan pemerintah turut memeriksa kondisi drainase, aliran air, dan kebersihan lingkungan di sejumlah titik di Gunung Telihan. Persoalan sampah dan kebersihan disebut masih menjadi perhatian pemerintah daerah di kawasan permukiman padat.
Neni meminta kolaborasi warga, RT, dan kelurahan diperkuat melalui program GESIT serta kerja bakti rutin seperti Jumat Bersih. Menurut dia, persoalan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah.
Sebelum meninggalkan lokasi, Wali Kota menginstruksikan pihak kelurahan dan RT melakukan validasi data bersama Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat. Langkah itu dinilai penting agar bantuan pemerintah lebih akurat dan tidak memicu kecemburuan sosial di masyarakat.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Lurah Gunung Telihan, Meti Tandi, bersama jajaran ketua RT setempat. [ADS]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami














