Optimistis, Pasien Negatif Covid-19 di Kaltim Bertambah

  • Whatsapp
Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kalimantan Timur Andi M Ishak.

KALA semua orang selalu menunggu penambahan pasien terkonfirmasi positif, ternyata angka pasien negatif semakin hari jumlahnya semakin besar. Seperti rilis harian penyebaran virus Covid-19 di Aula Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Selasa sore (31/3/2020), angka pasien negatif virus Covid-9 di Kaltim terus bertambah setiap harinya.

Pada Senin (30/3), jumlah pasien negatif Covid-19 terdata sebanyak 84 orang dan hari ini bertambah sebanyak 36 orang,  sehingga total pasien negatif berjumlah 120 orang. Penambahan terbanyak berasal dari Kota Balikpapan.

Memang diakui Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Andi Muhammad Ishak, angka ini masih berada di bawah angka Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang hari ini berjumlah 175 orang. Per 31 Maret 2020, penambahan pasien berstatus PDP hanya sebanyak enam orang saja.

“Begitu juga yang meninggal dunia di Kaltim baru tercatat satu orang,” ujar Andi saat rilis harian penyebaran Covid-19 di Kaltim, pada Selasa (31/3).

Rincian jumlah pasien telah berstatus negatif sebarannya pada enam kabupaten dan kota di Kaltim, di Kota Balikpapan sebanyak 27 orang, Berau tiga orang, Paser dan Kutai Kartanegara masing-masing 2 orang dan Kota Samarinda, dan Kabupaten Kutai Barat masing-masing satu orang.

Sementara itu, pasien positif Covid-19 terkonfirmasi tiga orang sehingga totalnya menjadi 20 orang di seluruh Kaltim. Pasien positif ini semuanya berasal dari Kota Balikpapan yang baru melakukan perjalanan dari Semarang.

Data per 31 Maret 2020, terjadi penambahan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 127 orang, sehingga total ODP di Kaltim berjumlah 3.324 orang. Sementara yang masih menunggu proses sebanyak 2.242 orang dan yang telah selesai pemantauan sebanyak 982 orang.

“Untuk itu saya terus ingatkan untuk kita semua harus disiplin untuk selalu berada di rumah, menjaga jarak dengan sesama anggota keluarga hingga menjaga kesehatan diri sendiri. Kita berharap, terjadi penurunan penyebaran Covid-19 seiring disiplinnya kita berada di rumah,” ujar Andi. *** 

Pos terkait