Menu

Mode Gelap
Permukiman Padat Penduduk di Samarinda Kebakaran, 1 Jam Baru Padam Penerbitan PKL Samarinda Ricuh, Sani: Tolong, Wali Kota Pakai “Otak”, Jangan “Otot” Mulu Penerbitan PKL di Samarinda Ricuh, Pedagang Serang Satpol Pakai Balok dan Parang Diduga Teroris Sembunyi di Kaltim, Polda Ajak Warga jadi Mata-Mata Mobil Seruduk 2 Pemotor di Balikpapan, 1 Orang Tewas

Kaltim · 10 Mei 2022 13:48 WITA ·

Mirip Gelombang Tsunami, Fenomena Awan Arcus Muncul di Kutai Kartanegara


 Fenomena awan berbentuk gelombang tsunami yang terjadi di langit Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur pada Minggu (8/5/2022) sore. (Foto: Akun Instagram @InfoKukar) Perbesar

Fenomena awan berbentuk gelombang tsunami yang terjadi di langit Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur pada Minggu (8/5/2022) sore. (Foto: Akun Instagram @InfoKukar)

pranala.co – Fenomena langka awan berbentuk gelombang tsunami terjadi di langit Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim). Peristiwa awan yang nampak membentang sepanjang satu kilometer itu sempat direkam salah satu warga di Kecamatan Tabang, Kukar.

Dalam video berdurasi 15 detik yang tengah viral di ragam platform media sosial itu terjadi pada pada Minggu (8/5/2022) sore. Tampak awan bergerak seperti ombak tsunami. 

Terkait fenomena itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Samarinda menyebut peristiwa itu jarang terjadi. Terbentuknya awan kumolonimbus dan bergelombang bernama arcus tersebut, dapat menggangu penerbangan udara.

“Namanya awan arcus. Awan arcus adalah jenis awan rendah, panjang dan tipis yang biasanya menyerupai ombak dan terlihat di bawah awan Kumulonimbus,” ungkap Kepala BMKG Kota Samarinda Riza Arian Noor seperti dikutip dari jpnn.com Selasa (9/5).

Riza mengatakan awan arcus dapat terbentuk karena ketidakstabilan atmosfer panjang, atau dipertemuan massa udara dingin yang mendorong massa udara hangat dan lembab. Fenomena ini biasa terjadi saat peralihan musim hujan ke musim kemarau.

“Biasanya apabila kondisi atmosfernya tidak stabil seperti perubahan kondisi yang sangat panas terus tiba-tiba hujan,” terang Riza.

Gulungan awan kumolonimbus biasanya juga dapat menimbulkan angin kencang dan hujan deras disertai petir.

“Kondisi seperti ini, biasa disertai fenomena angin kencang dan hujan cukup lebat,” imbuhnya.

Riza menghimbau agar masyarakat tidak perlu panik apabila menemukan fenomena awan arcus. Namun dirinya meminta masyarakat saat melihat kondisi cuaca cerah di siang hari, tetapi langit gelap ketika sore agar waspada.

“Karena biasanya akan terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang. Jadi masyarakat lebih baik menghindari tempat-tempat yang berisiko seperti dekat pohon besar atau bangunan tidak kokoh,” tutupnya.

Penyebab awan tsunami

Awan Arcus terbentuk jika udara dingin dari dalam sistem badai turun dan menyebar. Udara dingin ini menghambat kenaikan massa udara panas. Ketika udara dingin naik bersamaan dengan udara panas yang lembap, mengalami kondensasi.

Fenomena ini bisa terjadi akibat fenomena angin laut dalam skala yang luas yang mendorong massa udara ke arah daratan.

Efek awan Arcus: badai petir

Awan Arcus yang merupakan jenis awan Cumuliform memiliki ciri pertumbuhan yang cepat, serta dapat menghasilkan angin puting beliung, petir, hujan ekstrem, hingga hujan es.

Efek awan Arcus bisa menyebabkan cuaca ekstrem seperti angin kencang dan hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan badai guntur di sekitar pertumbuhan awan. (red/id)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Senjata Tradisional Suku Dayak Buatan Makhluk Kayangan

26 Mei 2022 - 16:01 WITA

DUHUNG2

Diduga Teroris Sembunyi di Kaltim, Polda Ajak Warga jadi Mata-Mata

26 Mei 2022 - 00:51 WITA

IMG 20220526 003543

SELAMAT! Pemprov Kaltim Raih Pembina Terbaik K3 Nasional

25 Mei 2022 - 16:30 WITA

IMG 20220525 172849

Kaltim Masih Menunggu Aturan Vaksinasi PMK dari Pusat

25 Mei 2022 - 15:15 WITA

IMG 20220525 171808

Wakil Ketua DPRD Kaltim Janji Dukung Penambahan Bankeu Atasi Banjir Bontang

25 Mei 2022 - 09:47 WITA

IMG 20220525 113354

Kemayau, Buah Langka Bercita Rasa Mentega Khas Kalimantan

25 Mei 2022 - 08:01 WITA

58E35180 2AB3 4160 AE11 D825656B6A25
Trending di Kaltim